KUTAI TIMUR – Pembangunan Puskesmas Induk Teluk Lingga di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, masih terus dalam proses pelaksanaan. Sementara itu, untuk kecamatan lain, pembangunan Puskesmas selesai dilaksanakan. Selain itu pembangunan Gedung Administrasi Rumah Sakit Sangkulirang juga terus dilaksanakan prosesnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Sumarmo.SKM.M.AP, mengatakan bahwa rata-rata Puskesmas di seluruh kecamatan sudah tersedia, tinggal dilakukan rehabilitasi untuk gedung-gedung yang sudah lama.

“Kalau Puskesmas itu rata-rata sudah ada semua ya, cuma tinggal direhab-rehab saja. Cuma kalau Puskesmas Induk itu di Desa Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara itu karena masih dalam proses pembangunan,” ujar Sumarmo.SKM.M.AP, Selasa (18/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa untuk wilayah perkotaan, proses pembangunan Puskesmas sempat terhambat karena kendala regulasi terkait lahan yang masih sulit dicari dan diurus perizinannya.

“Kalau di kota itu lambat karena regulasi tanah yang masih susah dicari dan regulasinya gitu. Kalau untuk kecamatan sudah dibangun, rata-rata sudah,” jelasnya.

Meskipun pembangunan fisik masih berlangsung, Sumarmo.SKM.M.AP menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di kedua kecamatan tersebut tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas sementara yang ada. Pihaknya memastikan bahwa masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.

Sementara itu, untuk Puskesmas Pembantu yang berada di tingkat desa, hampir seluruhnya sudah tersedia dan beroperasi dengan baik. Setiap Puskesmas Pembantu dilengkapi dengan minimal satu perawat dan satu bidan yang siap melayani masyarakat.

“Di mana setiap desa itu ada satu Puskesmas Pembantu, ada satu perawat dan satu bidan,” tambahnya.

Program terbaru yang sedang digulirkan adalah Puskesmas ILP (Integrasi Layanan Primer) yang akan didukung oleh kader-kader terlatih. Dalam satu Puskesmas selain ada perawat dan bidan, akan ada tambahan dua kader ILP yang masing-masing memiliki 25 kompetensi.

“Dalam satu Puskesmas itu nanti ada dua kader yang setiap kader itu mempunyai 25 kompetensi. Jadi nanti kader ILP namanya dan dilatih di Samarinda. Ada tiga tahap pelatihan,” jelasnya.

Pelatihan untuk kader ILP dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2025 ini di Samarinda untuk membekali mereka dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Sumarmo.SKM.M.AP optimis bahwa dengan pembangunan Puskesmas yang terus dilakukan, termasuk di Teluk Lingga dan Sangata Utara, akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kutai Timur akan semakin merata dan berkualitas. (Adv-Kominfo/Q)

Loading