KUTAI TIMUR – Hingga saat ini, tiga dusun di Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, masih belum teraliri listrik dari PLN. Ketiga dusun tersebut adalah Dusun Sungai Tabuan, Dusun Teluk Lombok, dan Dusun Airport yang lokasinya masuk dalam kawasan Taman Nasional Kutai (TNK).
Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, menjelaskan bahwa kendala utama adalah status wilayah yang masih masuk kawasan TNK, sehingga PLN tidak bisa menganggarkan pembangunan jaringan listrik. Meskipun Dusun Teluk Lombok dan Airport sudah masuk kategori enclave atau dibebaskan dari kawasan, namun jalur yang akan dilewati jaringan PLN masih berstatus kawasan.
“Sampai saat ini di tiga dusun itu belum bisa masuk PLN. Ini katanya faktor daripada kawasan. Yang Teluk Lombok dan Airport itu kan sudah enclave, cuma yang mau dilewati jalur jaringan PLN di situ masih kawasan,” ungkap Alwi. Senin (17/11/2025).
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PLN dengan pihak pengelola kawasan agar jaringan listrik bisa dipasang dan dianggarkan. Kondisi ini kontras dengan empat dusun lainnya di Desa Sangkima yang sudah teraliri listrik PLN.
Selain masalah listrik, infrastruktur jalan di ketiga dusun pesisir tersebut juga masih tertinggal. Hal ini menambah kesulitan akses bagi warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Dari sembilan dusun yang ada di Desa Sangkima, empat dusun berada di jalan poros dengan infrastruktur yang relatif lebih baik. Namun lima dusun lainnya, termasuk tiga dusun pesisir, masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas dasar.
Meski demikian, untuk kebutuhan air bersih, empat dusun di jalan poros sudah dilayani PDAM sejak tahun 2024. Air bersumber dari Sungai Sangkima dengan sistem pemompaan ke ketinggian 60 meter, kemudian disalurkan ke rumah warga secara gravitasi.
“Air di sini luar biasa karena hanya memompa naik dan untuk disalurkan ke masyarakat itu hanya gravitasi saja. Harapan kami PDAM ini masih mampu melayani ke Teluk Lombok, Airport, dan Sungai Tabuan,” harap Alwi.
Untuk dusun yang belum terjangkau PDAM, Pemerintah Desa berharap ada perluasan jaringan atau alternatif dari PDAM Teluk Pandan yang sepanjang jalan bisa menyasar wilayah tersebut. (Adv-Kominfo/Q)
![]()

