KUTAI TIMUR – Akses layanan kesehatan di Kecamatan Muara Bengkal mengalami peningkatan signifikan dengan beroperasinya Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, menyatakan bahwa kehadiran rumah sakit ini melengkapi fasilitas kesehatan yang sudah ada seperti Puskesmas dan Polindes.

“Sekarang untuk fasilitas kesehatan, kami ada rumah sakit yang baru terbangun kemarin di desa saya, yaitu Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal,” ungkap Benny dengan bangga, Senin (17/11/2025).

Rumah sakit ini mampu melayani berbagai kebutuhan medis termasuk persalinan dan perawatan umum. Namun, Benny mengakui masih ada kekurangan dari sisi tenaga medis, khususnya dokter.

“Rumah sakit masih banyak menjadi PR pemerintah daerah untuk menyediakan dokter-dokternya, masih agak kurang. Kalau peralatan saya rasa cukup lengkap,” jelasnya.

Selain rumah sakit, setiap desa juga memiliki Polindes (Pondok Bersalin Desa) yang dikelola oleh pemerintah desa. Di Desa Benua Baru, Polindes dilengkapi dengan seorang bidan desa dan perawat yang siap melayani ibu hamil dan persalinan normal.

“Polindes diakomodir oleh desa sebelum dirujuk ke Puskesmas. Kalau hanya untuk melahirkan tanpa halangan, kami ada bidan desa dan perawat di Polindes,” ujar Benny.

Untuk Puskesmas tingkat kecamatan, Ahmad Benny menilai fasilitas dan tenaga medis sudah cukup memadai. Puskesmas yang baru saja pindah lokasi dari Muara Bengkal Ilir ke Muara Bengkal Ulu ini berada satu pintu dengan kantor kecamatan dan memiliki dua orang dokter.

“Saya rasa sekelas Puskesmas sudah cukup memadai. Ada dua dokter di sana, siapa tahu bisa ditambah lagi. Tapi untuk sekecamatan saya rasa sudah cukup,” katanya.

Dengan kondisi yang ada, Benny menilai belum ada urgensi untuk membangun Puskesmas pembantu baru. Jarak antar desa dengan Puskesmas masih terjangkau dan fasilitas yang tersedia sudah mampu melayani kebutuhan masyarakat.

Keberadaan BPJS Kesehatan juga membantu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Namun, kadang masih ada kendala biaya untuk menunggu pasien yang dirawat, meski biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS.

“Ketika sakit, kadang-kadang mereka kesulitan untuk biaya menunggu si pasien meskipun sudah ditanggung BPJS,” tambahnya.

Secara keseluruhan, perkembangan fasilitas kesehatan di Muara Bengkal sudah menunjukkan kemajuan yang baik. Yang perlu ditingkatkan adalah penambahan tenaga medis, khususnya dokter spesialis di Rumah Sakit Pratama agar dapat memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada masyarakat. (Adv-Kominfo/Q)

Loading