KUTAI TIMUR – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pengembangan wisata Pantai Teluk Lombok di Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Dana tersebut direncanakan akan cair pada tahun 2026 mendatang.
Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, mengatakan bahwa rencana pengembangan wisata Teluk Lombok telah disetujui dalam rapat koordinasi yang dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur, Ketua DPRD, dan pihak Bappeda. Rapat tersebut dilakukan secara virtual dengan pihak Kementerian Pariwisata.
“Kemarin yang disetujui melalui Zoom itu Rp10 miliar. Di situ juga kemarin Pak Wakil Bupati sudah menyampaikan kepada kementerian bahwa kalau bisa untuk luasan area apel itu ditambah lagi karena ke depannya pariwisata butuh investor dari perusahaan,” ungkap Alwi, Senin (17/11/2025).
Sebelumnya, pada tahun 2024, Pemerintah Desa Sangkima telah bekerja sama dengan konsultan pariwisata dari Yogyakarta untuk mendesain konsep pengembangan Pantai Teluk Lombok. Konsultan tersebut juga telah menyusun kelembagaan UMKM, kerja sama antara BUMDes, Pokdarwis, dan Karang Taruna.
Untuk tahap pertama, pengembangan akan difokuskan pada pembangunan taman wisata seluas sekitar 200 meter di titik tengah Pantai Teluk Lombok. Konsepnya mirip dengan Pantai Losari di Makassar, dengan penimbunan turap yang kemudian dibuat menjadi taman. Di lokasi tersebut akan dipasang solar cell untuk penerangan dan landmark bertuliskan “Pantai Teluk Lombok” sebagai spot foto.
Pantai Teluk Lombok dulunya merupakan destinasi wisata terkenal di Kutai Timur. Namun, sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2019, pantai ini sempat tutup selama tiga tahun dan kondisinya menjadi kumuh. Bahkan sempat terjadi insiden serangan buaya yang telah ditangani oleh BKSDA Kabupaten Kutai Timur.
Saat ini, Pemerintah Desa Sangkima telah melakukan land clearing untuk membersihkan kawasan pantai. Alwi menambahkan bahwa akses jalan menuju wisata juga sangat diperlukan, terutama pembangunan jalan ring road, mengingat jarak dari Sangatta ke Teluk Lombok hanya sekitar 10-11 kilometer.
“Bagaimanapun desainnya di pariwisata kita, kalau tidak didukung infrastruktur yang baik maka pengunjung ke sini juga akan berkurang,” tutup Alwi. (Adv-Kominfo/Q)
![]()

