KUTAI TIMUR – Pembangunan infrastruktur dasar di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal menunjukkan kemajuan signifikan. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, melaporkan bahwa akses air bersih, listrik, dan jalan pemukiman sudah memadai untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Untuk air, kami sudah terlayani PDAM. Listrik juga aman, bahkan desa kami menjadi sumber PLN yang menjangkau empat kecamatan,” ungkap Benny dengan bangga, Senin (17/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa jaringan listrik dari Benua Baru melayani hingga Kecamatan Busang, Long Mesangat, Muara Ancalong, dan Muara Bengkal. Untuk infrastruktur jalan, kondisinya sudah mencapai lebih dari 50 persen dengan pengaspalan dan pengerasan jalan.
“Hampir 80 persen jalan di pemukiman sudah dilakukan pengerasan. Sekarang kami fokus untuk pengerasan di Jalan Muara Danau,” kata Benny.
Pemerintah desa juga mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten berupa pembangunan kantor desa baru pada tahun 2024. Namun, Benny menyayangkan pembangunan Kantor BPD yang tidak diselesaikan dan hanya sampai pada pondasi dan tiang.
Untuk fasilitas kesehatan, desa memiliki Polindes yang dilengkapi bidan dan perawat. Tak jauh dari desa juga telah berdiri Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal yang dapat melayani persalinan dan kebutuhan medis lainnya.
“Puskesmas di kecamatan sudah cukup memadai dengan dua dokter. Belum terlalu urgent untuk membangun Puskesmas baru,” ujarnya.
Meski infrastruktur dasar sudah membaik, program pembangunan ke depan tetap diprioritaskan pada perbaikan jalan-jalan pertanian. Hal ini sejalan dengan mayoritas masyarakat yang kini bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.
Terkait pendidikan, setiap desa memiliki minimal satu PAUD dan SD. Di Desa Benua Baru terdapat dua SD, satu MTS, dan untuk tingkat SMP serta SMA tersedia di tingkat kecamatan meskipun masih membutuhkan penambahan ruang kelas. (Adv-Kominfo/Q)
![]()

