KUTAI TIMUR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur tengah mengoptimalkan strategi pengawasan wilayah melalui penguatan sumber daya pendukung sekaligus memperketat kontrol terhadap aktivitas usaha yang berpotensi melanggar ketentuan daerah.

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menegaskan, pihaknya terus berupaya menyeimbangkan kebutuhan personel dengan kondisi geografis kabupaten yang membentang di 18 kecamatan. Strategi perekrutan tenaga pendukung melalui sistem outsourcing dinilai menjadi solusi efektif di tengah pembatasan rekrutmen tenaga tetap dari pemerintah pusat.

“Kami menyadari bahwa luasnya wilayah Kutim memerlukan kehadiran petugas yang memadai di setiap titik pengawasan. Dengan penambahan tenaga pendukung, kami dapat memperluas jangkauan patroli tanpa harus menunggu penambahan ASN yang prosesnya memakan waktu lama. Semoga program ini juga mendapat dukungan pendanaan yang cukup dan memadai,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).

Dalam menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, Satpol PP Kutim kini fokus pada tiga sektor prioritas. Pertama, pengawasan terhadap tempat usaha yang diduga menyalahi fungsi operasional, terutama yang beroperasi pada malam hari. Kedua, penertiban aktivitas publik yang mengganggu ketertiban seperti penggalangan dana ilegal di persimpangan jalan. Ketiga, pemantauan kepatuhan izin usaha tempat hiburan dan arena permainan.

Fata menambahkan, koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat terus diperkuat untuk memastikan informasi dari lapangan dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Pendekatan preventif melalui sosialisasi juga menjadi prioritas sebelum melakukan penertiban.

Dengan penguatan strategi ini, Satpol PP Kutim berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kutai Timur.

“Prinsip kami adalah mencegah lebih baik daripada menindak. Namun ketika sudah ada indikasi pelanggaran yang jelas dan berulang, tindakan tegas tetap kami ambil demi kenyamanan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya. (Adv-Kominfo/Q)

Loading