BONTANG – Banyak pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Bontang belum menyadari bahwa legalitas usaha menjadi pintu utama untuk mengakses berbagai bantuan dan fasilitas pembiayaan dari pemerintah. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang menegaskan bahwa kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) menjadi syarat mutlak bagi UMKM untuk bisa mengikuti program-program pendanaan resmi, termasuk Kredit Bontang Kreatif.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menjelaskan bahwa selama ini masih banyak pelaku UMKM beroperasi tanpa legalitas yang jelas, sehingga terhalang saat ingin mengakses bantuan modal dari pemerintah.

“NIB bukan hanya simbol legalitas. Ini adalah syarat mutlak agar pelaku usaha bisa mendapat pinjaman usaha seperti Kredit Bontang Kreatif. Tanpa NIB, mereka dianggap belum terdata secara resmi,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).

Ia menambahkan, program Kredit Bontang Kreatif sendiri merupakan inisiatif Pemkot Bontang yang menyediakan fasilitas pinjaman tanpa bunga hingga Rp25 juta dengan tenor maksimal dua tahun. Skema ini menyasar sektor usaha produktif, seperti pedagang pasar, nelayan, petani, dan pelaku ekonomi kreatif.

Namun, menurut dia, banyak UMKM yang masih gagal mengakses program ini bukan karena tak layak, melainkan karena belum mengurus NIB. Padahal, prosesnya bisa dilakukan secara daring dan gratis melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Sering kali kendalanya bukan soal kemampuan usaha, tapi soal legalitas. Itulah kenapa kami terus dorong para pelaku usaha kecil untuk segera mengurus NIB. Kami bahkan siapkan pendampingan teknis di lapangan,” ujarnya.

Selain membuka akses permodalan, NIB juga menjadi gerbang untuk mendapatkan pelatihan, pendampingan usaha, hingga sertifikasi halal dan BPOM bagi pelaku usaha makanan dan minuman.

Dengan semakin banyaknya UMKM yang terdata secara resmi, DPMPTSP optimistis pembangunan ekosistem usaha di Bontang akan lebih tertata dan inklusif.

“Jika ingin naik kelas, UMKM harus mulai dari legalitas. Itu langkah awal untuk berkembang,” tandasnya. (Adv/NU)

Loading