BONTANG – Dalam rangka memperkuat promosi potensi daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang akan menambah dua unit videotron di titik strategis kota. Rencana ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan media informasi visual yang lebih luas, modern, dan efektif menjangkau masyarakat maupun calon investor.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menyampaikan bahwa penambahan videotron tersebut direncanakan masuk dalam anggaran perubahan tahun 2025. Jika prosesnya berjalan lancar, pemasangan akan dilakukan menjelang akhir tahun.
“Insyaallah kalau tidak ada hambatan, kami akan menambah dua videotron baru tahun ini,” ujar Aspiannur saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2025).
Dua lokasi yang direncanakan untuk pemasangan videotron adalah Simpang Tiga Jalan KS Ir Juanda (depan Pasar Taman Rawa Indah) dan Simpang Empat Bontang Kuala. Keduanya dipilih karena berada di area dengan intensitas lalu lintas tinggi, sehingga efektif sebagai titik penyampaian pesan publik.
Menurut rencana, videotron di depan Pasar Tamrin akan difokuskan untuk konten promosi investasi. Informasi seperti potensi investasi, prosedur perizinan, layanan DPMPTSP, dan capaian realisasi investasi akan ditampilkan secara visual dan komunikatif.
Sementara itu, videotron yang direncanakan di kawasan Bontang Kuala akan dikhususkan untuk promosi pariwisata. Mengingat kawasan ini dikenal sebagai ikon wisata kota, kontennya akan menampilkan informasi destinasi, penginapan, kuliner, hingga pusat oleh-oleh khas Bontang.
“Kami ingin masing-masing titik punya fungsi spesifik. Yang satu fokus investasi, satu lagi untuk pariwisata. Ini bagian dari strategi komunikasi visual kita kepada masyarakat dan pihak luar,” jelasnya.
Secara umum, videotron dirancang untuk menjadi wajah digital Kota Bontang, menampilkan potensi unggulan dan memudahkan masyarakat mengakses informasi layanan publik. Selain itu, videotron juga diharapkan mendorong partisipasi investor dan wisatawan untuk lebih mengenal Bontang.
“Ini masih rencana, tapi semangat kami adalah bagaimana Bontang bisa tampil lebih terbuka, informatif, dan siap bersaing di bidang investasi maupun pariwisata,” pungkasnya.(Adv/NU)
![]()

