KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Susilawati Anggraini, menekankan pentingnya keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam setiap event yang diselenggarakan pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Event-event ini sangat penting, terutama jika UMKM lokal dilibatkan. Namun, saya mendapat laporan bahwa beberapa UMKM yang terlibat berasal dari luar daerah, seperti Bontang. Ini sangat disayangkan karena seharusnya kegiatan ini dimanfaatkan oleh pelaku UMKM Kutai Timur,” ujar Leni dalam wawancaranya di depan Q Hotel, pada Sabtu (19 November 2024) Pukul 00.43 WITA.

Leni juga menyoroti perlunya pengawasan terhadap pelibatan pemuda dan UMKM lokal, khususnya dalam kegiatan yang digelar oleh dinas terkait. Ia mengapresiasi upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang telah melibatkan banyak pemuda Kutai Timur dalam kegiatan mereka, namun tetap mengingatkan agar evaluasi terus dilakukan untuk memastikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

“Saya rasa, selama kegiatan ini bermanfaat bagi UMKM dan pemuda lokal, tidak ada salahnya. Namun, evaluasi tetap diperlukan untuk melihat dampaknya bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

Terkait pengembangan UMKM, Leni juga menggarisbawahi pentingnya pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi pelaku usaha di seluruh wilayah Kutai Timur, tidak hanya di ibu kota Sangatta, namun dirinya berencana akan mengajukan pelatihan di setiap kecamatan-kecamatan.

“Pelatihan-pelatihan seperti kecantikan atau fotografi sebaiknya diadakan di kecamatan-kecamatan. Dengan begitu, masyarakat di daerah lebih terpacu untuk memanfaatkan potensi mereka,” ujarnya.

Leni berharap pemerintah dan DPRD terus mendukung pengembangan UMKM sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendorong pemuda untuk tidak ragu memulai usaha sendiri.

“Pemuda-pemudi harus berani mencoba hal baru, seperti UMKM. Jangan takut gagal, karena kreativitas dan keberanian adalah kunci keberhasilan,” tutupnya. (RH/Adv-DPRD)

Loading