KUTAI TIMUR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan terobosan dengan menyediakan akses internet gratis berbasis teknologi satelit untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah-sekolah negeri.

Kerja sama Disdikbud Kutim dengan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo Staper) Kutim ini memanfaatkan jaringan internet satelit Starlink untuk menjangkau sekolah-sekolah di daerah terpencil yang sebelumnya kesulitan mendapatkan koneksi internet memadai.

“Kami bekerja sama dengan Kominfo untuk menyediakan jaringan internet gratis berbasis satelit Starlink di sekolah-sekolah negeri. Ini sangat membantu terutama bagi sekolah-sekolah di daerah pelosok yang selama ini mengalami kendala akses internet,” jelas Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Kutim, Abbas Husaini.

Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi guru dan siswa dalam mengakses berbagai sumber belajar digital, serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka Belajar yang menuntut pemanfaatan teknologi secara optimal.

Penyediaan jaringan internet berbasis satelit ini merupakan salah satu upaya Disdikbud Kutim dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau oleh akses internet memadai.

Karena menurutnya, di Kutim, masih banyak daerah blank spot yang belum dapat tersentuh jaringan internet secara langsung. Padahal dalam Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan kebutuhan akan internet menjadi salah satu kebutuhan dasar baik bagi pendidik maupun siswa.

“Dengan adanya internet gratis ini, guru dan siswa bisa lebih leluasa dalam mengakses berbagai referensi dan sumber belajar digital. Ini akan sangat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah-sekolah,” imbuh Abbas. (Q/Adv-Kominfo)

Loading