KUTAI TIMUR – Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur memfokuskan pembinaan UMKM di empat kecamatan yaitu Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon dan Sangkulirang karena memiliki konsentrasi pelaku UMKM yang tinggi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso, menjelaskan, pemilihan empat kecamatan ini berdasarkan pemetaan sebaran UMKM.
“Di empat kecamatan ini konsentrasi UMKM-nya tinggi. Sangatta Utara dan Selatan adalah pusat ekonomi, sementara Bengalon dan Sangkulirang punya potensi besar,” ujarnya.
Menurutnya, fokus wilayah ini untuk mengoptimalkan pembinaan dengan sumber daya yang terbatas.
“Dengan SDM dan anggaran yang ada, kami harus fokus di wilayah yang potensinya besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya tetap memberikan pembinaan di kecamatan lain meski tidak seintensif empat kecamatan tersebut.
“Kecamatan lain tetap kami bina, tapi intensitasnya disesuaikan dengan kebutuhan,” pungkasnya.
Teguh juga menginformasikan bahwa Koperasi Omega Kutai Timur ditunjuk menjadi pilot project pengembangan pabrik minyak merah untuk wilayah Kalimantan, menyusul keberhasilan proyek serupa di Jambi. Penunjukan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja Koperasi Omega.
“Koperasi Omega dipilih karena track record-nya yang baik dan kesiapan manajemennya,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan pabrik minyak merah ini akan memberi nilai tambah bagi produk sawit.
“Minyak merah punya nilai ekonomi lebih tinggi dibanding CPO biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, proyek ini diharapkan bisa menjadi contoh diversifikasi usaha koperasi sawit.
“Ini bisa jadi model pengembangan usaha bagi koperasi sawit lainnya,” pungkasnya. (Q/Adv-Kominfo)
![]()

