KUTAI TIMUR – Upaya business matching yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur mulai membuahkan hasil dengan adanya minat dari pasar Sabah Malaysia terhadap produk amplang batu bara dan permintaan gula semut dari Pulau Jawa.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso, mengatakan, minat pasar luar daerah ini menunjukkan daya saing produk UMKM Kutai Timur yang semakin meningkat. Hal ini tentunya merupakan angin segar bagi pelaku UMKM maupun bagi daerah.
“Amplang batu bara kita mendapat respons positif dari buyer Sabah. Mereka tertarik dengan cita rasa yang khas,” ujarnya.
Sementara itu, gula semut produksi UMKM Kutai Timur juga mulai dilirik pasar Pulau Jawa. Hal ini menurutnya merupakan hasil pendampingan yang dilakukan dalam setiap event baik lokal maupun nasional yang diikuti oleh pelaku UMKM binaan.
“Buyer dari Jawa tertarik karena kualitas gula semut kita yang bagus dan proses produksi yang masih tradisional,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendampingi UMKM untuk memenuhi berbagai standar yang diperlukan untuk ekspor. Bahkan sebagai bentuk keseriusan, Dinas Koperasi dan UMKM juga mengusulkan adanya rumah produksi untuk peningkatan kualitas produk.
“Kami akan bantu urusan sertifikasi dan standardisasi agar produk kita bisa tembus pasar ekspor,” pungkasnya. (Q/Adv-Kominfo)
![]()

