KUTAI TIMUR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur terus berupaya meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui berbagai program edukasi yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. Program ini dirancang secara komprehensif mulai dari usia dini hingga pelaku transportasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur, Joko Suripto, menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan tiga program unggulan dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas. Program pertama adalah Sosialisasi Keselamatan untuk Usia Dini (SALUD) yang fokus memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak.
“Program SALUD ini penting untuk membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini. Kami berharap ketika mereka dewasa nanti, perilaku aman di jalan sudah menjadi kebiasaan,” jelasnya.
Program kedua adalah Pelajar Pelopor yang ditujukan untuk siswa sekolah menengah. Program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membentuk agen perubahan di kalangan pelajar untuk mempromosikan keselamatan berlalu lintas di lingkungan mereka.
Sementara program ketiga adalah Abdiyasa yang menyasar para sopir angkutan umum. Program ini berhasil mendapat pengakuan di tingkat provinsi dengan meraih juara 2. “Alhamdulillah untuk program Abdiyasa, kami berhasil meraih juara 2 di tingkat provinsi. Ini membuktikan bahwa program kami berjalan efektif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Abdiyasa tidak hanya fokus pada aspek keselamatan, tetapi juga mencakup pelayanan prima kepada penumpang. Para sopir dibekali pemahaman tentang standar keselamatan, etika berkendara, dan keterampilan penanganan situasi darurat.
“Kami juga rutin melakukan evaluasi dan monitoring terhadap ketiga program ini untuk memastikan efektivitasnya. Ke depan, kami berencana memperluas jangkauan program dan menambah intensitas pelaksanaannya,” tambahnya.
Dishub Kutai Timur juga berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti kepolisian, sekolah, dan organisasi transportasi dalam menjalankan program-program ini. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, kami terus mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan nyaman di Kutai Timur,” pungkasnya. (Q/Adv-Kominfo)
![]()

