KUTAI TIMUR – Untuk meningkatkan pendistribusian sampah rumah tangga ke tempat pembuangan akhir (TPA), UPT Kebersihan Sangatta di bawah Dinas Lingkungan Hidup mengusulkan penambahan armada baru di tahun 2025.
Sejauh ini, petugas kebersihan di bawah naungan UPT Kebersihan Sangatta Utara masih kekurangan armada untuk mengambil sampah warga dari bak sampah yang tersedia di pinggir gang dan jalan.
Oleh sebab itu, lantaran keterbatasan unit armada, UPT Kebersihan Sangatta Utara mengusulkan pengadaan unit baru.
“Mudah-mudahan di APBD perubahan ini diterima usulannya. Kami kemarin minta 2 unit baru berupa truk ambrol sampah,” ujar Kepala UPT Kebersihan Sangatta Utara, Julianto.
Saat ini pihaknya membutuhkan truk ambrol sampah lantaran kondisi sampah banyak berasal dari dalam gang-gang sehingga truk biasa kebanyakan tidak bisa masuk karena akses gang yang sempit.
Oleh sebab itu, truk ambrol dinilai lebih efektif untuk menarik sampah dari dalam gang menuju jalan utama, karena ambrol yang ada di truk bisa ditarik. Dengan demikian, para petugas tak lagi mengeluarkan tenaga ekstra dalam mengangkut sampah dari dalam gang.
“Lalu di tahun 2025, kami juga mengusulkan kembali 4 unit truk ambrol dan 1 truk tangki penyemprot seperti damkar untuk merapikan debu dan tanah yang berhamburan sisa pengambilan sampah,” jelasnya.
Menurutnya pasir dan tanah yang berhamburan di jalan atau sekitar bak sampah utama di jalan raya perlu disemprot agar tidak menjadi polusi dan mudah dibersihkan.
“Ini menjadi alternatif untuk penaganan sampah yang ada di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Padat Karya yang nota bene banyak gang sempit di dalamnya,” pungkasnya. (RI/Adv-Kominfo)
![]()

