SENDAWAR – Bupati FX Yapan SH MH mengajak seluruh masyarakat jaga Kabupaten Kutai Barat, karena Kubar merupakan wilayah, tempat tinggal yang wajib dijaga bersama. Dirinya menyebutkan jika yang satu ada kekurangan yang satu ada kelebihan harus saling menutupi, untuk membangun.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutan terakhirnya pada HUT Kubar ke 25 di panggung utama Alun-alun Itho, sebelum mengakhiri masa jabatannya di Tahun 2024, Selasa (5/11).

Secara khusus Bupati mengingatkan seluruh masyarakat Kubar, dalam proses Pemilihan Kepala Daerah, untuk menjaga keamanan agar pemilu di Kubar berkualitas dan sukses untuk Kubar.

“Soal pilihan itu kembali kepada pribadi masing-masing. Tugas Bupati sangat berat untuk bersaing dengan kabupaten lain, kita bersyukur kita bisa bersaing dengan kabupaten kota lain,” kata Bupati didampingi Sekretaris kabupaten, wakil ketua DPRD, Staf Ahli Bupati Asisten I, Forkopimda, Kepala PD di lingkungan Pemkab Kubar, serta Perwakilan perbankan.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan syukurnya Kubar bisa WTP 9 kali berturut-turut, pengelolaan keuangan terbaik, meraih panji-panji keberhasilan, dan penghargaan lainnya, oleh sebab itu secara khusus diharapkan Bupati berikutnya harus mampu membawa Kubar jadi lebih baik. Dan masyarakat tentunya bisa membedakan hitam dan putih, serta membedakan yang layak dan tidak layak menjadi Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh komponen penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat menjadikan keseluruhan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kutai Barat kali ini sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri serta memantapkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di Tanaa Purai Ngeriman.

“Besar harapan saya selaku kepala daerah, dengan kebersamaan, kerja keras, kekompakan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat, sekiranya hambatan dan kendala yang terjadi dalam proses membangun Kutai Barat dapat kita atasi bersama. Tentu kita pahami bahwasanya pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi peran antara pemerintah (birokrasi), sektor swasta dan masyarakat secara khusus,” paparnya.

Pada pelaksanaan Sidang Paripurna yang disampaikan Pemkab, menurutnya telah dijabarkan ragam pencapaian dalam kepemimpinannya bersama Haji Edyanto Arkan selama masa 2 periode menjabat sebagai Kepala Daerah. Semua capaian itu, menurutnya diraih melalui sinergitas yang terjalin dengan jajaran pemerintahan, lembaga legislatif dan seluruh mitra kerja pemerintah dalam hal ini pihak swasta yang optimal melaksanakan perannya dalam berbagai sektor.

“Mengusung tema Pembangunan Berkelanjutan Kutai Barat untuk Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini, Saya bersama Bapak Haji Edyanto Arkan, sungguh menyadari perjalanan pembangunan ini merupakan proses yang tak gampang. Melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Kutai Barat yang diwariskan kepada kami dari kepala daerah terpilih sebelumnya sejak Kutai Barat berdiri, maka tentu kami harus tetap melanjutkan program pembangunan yang telah dicanangkan dengan tujuan utama yakni pemerataan kesejahteraan masyarakat dimulai dari pinggiran Kabupaten. Besar harapan kami, Kepala Daerah terpilih selanjutnya dapat kembali melanjutkan dan meneruskan cita-cita besar kita bersama ini untuk Kutai Barat yang lebih mantap dan masyarakat yang semakin sejahtera,” terang Bupati. (Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading