KUTAI TIMUR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kabupaten Kutai Timur melakukan inovasi untuk melayani masyarakat dalam hal pemadaman dan penyelamatan alias rescue.
Dimana Disdamkartan akan memasang plat call center emergency miliknya di ujung atau depan gang di kawasan permukiman untuk memudahkan masyarakat menghubungi petugas Disdamkartan dalam hal penyelamatan.
Pasalnya sering kali terjadi saat ada peristiwa kebakaran misalnya, Disdamkartan Kutim dinilai lamban dalam merespon kejadian.
“Padahal kami bertugas secepat mungkin usai mendapat laporan dari warga, hanya saja persoalannya warga saat melapor ke kami saat api sudah mulai besar alasannya tidak tahu nomor Damkar,” ungkap Kasi Pencegahan dan Inspeksi Disdamkartan Kutim, Adriansyah.
Lanjutnya, sebagai wujud upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya melakukan terobosan baru berupa pengadaan plat call center emergency dengan kira-kira berukuran 15×30 centimeter.
Tentunya plat tersebut berisi tentang informasi nomor whatsapp Disdamkartan Kutim sebagai emergency call center.
Untuk tahap awal pemasangan, menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni 2024 sebesar Rp235 ribu per unit sehingga kurang lebih Rp63 jutaan.
“Ini akan dipasang di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan di 5 desa/kelurahan, yakni Desa Sangatta Utara, Swarga Bara, Singa Gembara, Kelurahan Teluk Lingga, Desa Sangatta Selatan dan Kelurahan Singa Geweh,” jelasnya.
Tentu sebelum memasang plat tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dan meminta izin dengan bersurat kepada pihak Pemerintah Desa/Kelurahan.
“Harapannya dengan adanya plat call center ini, masyarakat tak perlu lagi jauh-jauh ke pos untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan pertolongan kami dan tidak ada alasan tidak tahu nomor Damkar,” pungkasnya.(RI/Adv-Kominfo)
![]()

