KUTAI TIMUR – Dinas Komunikasi , Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur tengah berkoordinasi dengan pihak provider penyedia jaringan internet di Kutim dalam rangka persiapan Pilkada serentak 2024 mendatang.
Untuk diketahui, Pilkada serentak 2024 akan berlangsung mulai tanggal 27 November dengan agenda pemungutan suara di 701 TPS se-Kutim dan akan dilanjutkan dengan perhitungan suara.
Pada agenda penting tersebut, tentunya petugas Pilkada serentak 2024 membutuhkan dukungan sinyal internet yang cukup baik untuk menginput hasil suara mulai dari tingkat TPS, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga penetapan hasil.
“Kami pastikan mereka (para provider Telkomsel, XL, dan Indosat) mendukung dan memberikan pelayanan kecepatan internet yang terbaik untuk mendukung Pilkada 2024 ini,” ujar Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonnar Hamonangan Siburian.
Sebab menurutnya, Pilkada 2024 merupakan agenda besar nasional yang dilakukan di daerah-daerah secara serentak sehingga provider yang bersangkutan juga bisa menunjukkan dukungannya terhadap pemerintah sebagai pelanggannya.
Ia meminta kepada provider di Kutim agar meningkatkan kecepatan internet atau bandwitdhnya, semisal biasanya hanya 20 sampai 30 Mbps maka bisa dinaikkan hingga 50 Mbps khusus selama waktu perhitungan surat suara.
Hal itu dapat menjadi bentuk timbal balik dari para provider dalam melayani Pemkab Kutim sebagai pelanggan yang bisa dianggap sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR)nya di Kutai Timur.
“Peningkatan kecepatan internet tersebut tidak lama-lama, hanya selama tahapan rekapitulasi selesai, paling tidak 1 bulan lah,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan terus mengevaluasi penerapan internet desa yang akan mendukung Pilkada serentak 2024 mendatang sebagai referensi keberlanjutan program di tahun selanjutnya. (RI/Adv-Kominfo)
![]()

