KUTAI TIMUR – Portal satu data menjadi program penting bagi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur yang terintegrasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sementara ini, Diskominfo Staper Kutim telah memiliki website resmi kutaitimurkab.go.id yang berfungsi sebagai wadah informasi dari seluruh OPD atau instansi vertikal lainnya untuk masyarakat Kutim.
Akan tetapi dalam penggunaannya dinilai masih belum optimal, sehingga Diskominfo Staper Kutim akan menyempurnakannya dalam bentuk aplikasi.
“Tahun depan rencana akan kami sempurnakan website itu dalam bentuk aplikasi yang lebih efektif dan efisien,” ungkap Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonnar Hamonangan Siburian.
Ia menerangkan, dalam aplikasi tersebut akan dilengkapi dengan pelayanan informasi titik-titik rawan kebakaran, sehingga masyarakat tidak perlu lagi repot mencari tahu lokasi kebakaran yang sedang terjadi.
Diharapkan dengan satu klik, masyarakat langsung bisa mengetahui lokasi-lokasi kebakaran yang dimaksud dan penanganan akan lebih cepat.
Selain itu, ia juga berencana, dashboard itu akan dilengkapi dengan CCTV kota yang memperlihatkan kondisi lalu lintas di wilayah Kutai Timur khususnya Kota Sangatta yang dinilai cukup crowded.
“Jadi nanti akan dilengkapi dengan hasil CCTV dan titik-titik banjir, rencana tahun ini akan ada juga pemasangan CCTV karhutla. Nah nanti masyarakat bisa melihat lewat dashboard tersebut,” terangnya.
Gambarannya, semua sistem tersebut akan terintegrasi dalam satu aplikasi sehingga memudahkan masyarakat dalam ikut serta memantau kondisi Kutai Timur.
“Nanti semuanya akan berproses secara bertahap, mudah-mudahan bisa segera terbentuk dashboard itu agar masyarakat bisa mengakses dengan mudah,” tandasnya. (RI/Adv-Kominfo)
![]()

