SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan tiga fraksi DPRD Kubar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2025. Hal tersebut disampaikan melalui jawaban pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi (PUF) pada Rapat Paripurna DPRD Kubar, Senin (28/9/2024).

Bupati Kubar, FX Yapan, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten 2 Sekkab Kubar, Rakhmat, menyatakan sependapat dengan pandangan Fraksi PDI-Perjuangan tentang peningkatan kualitas SDM. “Pemerintah telah memenuhi mandatory anggaran pendidikan sebesar 20 persen untuk program penyelenggaraan pendidikan, termasuk perbaikan dan penambahan ruang kelas, tenaga pendidik, serta insentif guru,” ujarnya.

Prioritas Anggaran 2025:

1. Sektor Kesehatan:
– Perluasan jangkauan pelayanan kesehatan
– Penambahan tenaga medis dan bidan
– Pembangunan Rumah Sakit tipe D
– Pembangunan puskesmas baru
– Pemeliharaan puskesmas pembantu (Pustu)

2. Sektor Pertanian dan UMKM:
– Pengembangan komoditas tanaman unggulan
– Introduksi panca usaha tani
– Pembinaan pasca panen
– Pembinaan UMKM
– Pengembangan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKa)

3. Infrastruktur:
– Pembangunan sarana prasarana dasar
– Penyaluran dana desa
– Alokasi dana desa
– Program pembangunan kecamatan

Menanggapi masukan Fraksi Gerindra, Demokrat, Keadilan (GDK), Pemkab setuju bahwa peningkatan SDM yang berdaya saing menjadi kunci pembangunan ekonomi makro. “Upaya ini diharapkan dapat menurunkan pengangguran terselubung dan meningkatkan jumlah wirausahawan untuk mempercepat perluasan kesempatan kerja,” tambahnya.

Penyusunan RAPBD 2025 berpedoman pada Permendagri Nomor 15 tahun 2024, dengan mempertimbangkan pokok-pokok pikiran DPRD Kubar yang telah disampaikan saat penyusunan RKPD 2025. (Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading