SENDAWAR – Sebagai upaya melestarikan budaya dan mempererat silaturahmi, 10 kampung Bahau di Kabupaten Kutai Barat menggelar Festival Hudoq Pekayang di Kampung Long Daliq, Jumat (25/10/2024). Festival ini ditandai dengan tarian massal yang melibatkan ratusan warga masyarakat Bahau.

Petinggi Kampung Long Daliq, Andreas Liah, mengatakan festival ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah daerah untuk memberikan dukungan anggaran khusus pelestarian budaya. “Kami berharap event ini dapat diselenggarakan rutin setiap bulan Oktober dengan melibatkan 10 kampung Bahau,” ujarnya.

“Kegiatan ini bertujuan melestarikan adat budaya sekaligus mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif budaya modern,” tambah Andreas.

Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga memaparkan sejarah Kampung Long Daliq yang telah berusia 148 tahun sejak berdiri pada 1876. “Perayaan ulang tahun kampung dilaksanakan pada bulan Oktober mengikuti tradisi nenek moyang yang memulai bermukim saat musim berladang,” jelasnya.

Petinggi Long Daliq menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, khususnya Bupati FX Yapan, SH., MH., atas dukungan pembangunan melalui berbagai sumber pendanaan, baik dari Dana Desa, Bantuan Provinsi, maupun APBD Kabupaten.

“Berkat perhatian pemerintah melalui berbagai program, baik DD, Banprov, ADK, APBD, APBN, hingga APBDP, kampung kami bisa berkembang seperti sekarang. Kami berharap pembangunan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading