SENDAWAR – Kubar harus ambil kesempatan jadi penyedia dan penyuplai bahan pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), oleh sebab itu pemerintah terus mendorong agar Kubar menjadi lumbung pangan. Hal tersebut disampaikan Bupati FX Yapan SH MH pada Peringatan Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan di panggung utama Alun Alun Itho, Sabtu (19/10/2024).

Rangkaian kegiatan, jalan santai, perlombaan, senam SKJ, Jingle B2SA, Salam dan Tepuk B2SA, pembacaan puisi, sosilisasi menabung, makan-makanan sehat dan gerakan makan telur, serta Bazar murah UMKM dan pangan, kegiatan tersebut melibatkan guru dan anak SMPN 2 Barong Tongkok.

Secara khusus Bupati FX Yapan SH MH mengharapkan, melalui Peringatan Hari Pangan Sedunia akan mendukung tercapainya Kedaulatan Pangan khususnya di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Turut hadir wakil Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati, Forkopimda, Kadis DPMPK, Kepala Kesbangpol, Kadis Ketapang, Perwakilan Dinas Ketapang Provinsi Kaltim, serta perwakilan PD dilingkungan Pemkab Kubar, juga jajaran guru di SMPN 1 Sendawar.

Bupati menjelaskan, terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Dan ini menjadi harapan semua pihak agar terwujudlah ketahanan pangan.

“Melalui peringatan sebagai Hari Pangan Sedunia, kedepannya diharapkan masyarakat memahami akan ketahanan pangan global dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas gizi serta kesejahteraan masyarakat dunia. Peringatan ini menjadi peluang untuk menyuarakan isu-isu pangan, pertanian, serta tantangan yang dihadapi dalam memastikan akses pangan yang cukup, aman, dan bergizi untuk semua,” harap Bupati.

Menyikapi tantangan ketahanan pangan secara global tahun ini, lanjutnya, Hari Pangan Sedunia mengangkat tema Hak Atas Pangan untuk Kehidupan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik, peringatan ini dikolaborasi dengan beberapa inisiatif seperti Sehari Budaya, Gerakan Sekolah Sehat, dan Bulan Bahasa.

Diharapkan hal itu dapat memberikan nilai tambah yang komprehensif. Masing-masing program memiliki keterkaitan yang erat dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya budaya, kesehatan, dan bahasa sebagai elemen penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membentuk kebiasaan pola makan yang sehat dan berkelanjutan.

“Persoalan pangan bukan hal yang bisa diabaikan atau dianggap sepele, dimana pangan menjadi konsentrasi Pemerintah agar masyarakat pun memiliki pemahaman dan pengetahuan yang tepat terkait ketersediaan pangan. Oleh sebab itu secara khusus saya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pemenuhan pangan. Saya yakin dan percaya sektor pertanian mencakup ketahanan pangan harus bergerak cepat dan melaju pasti dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menjaga ketahanan pangan itu sendiri,” terang Bupati.

Peran Pemerintah melalui dinas dan pemangku kepentingan terkait memiliki peran strategis dalam mewujudkan peningkatan Kesadaran Pangan dan Gizi dengan mengedukasi masyarakat. Giatkan di ragam moment yang melibatkan masyarakat untuk mensosialisasikan tentang Pangan. Berikut lakukan edukasi sejak dini dengan menyasar para siswa, mengenai pentingnya akses pangan yang sehat dan bergizi, serta mendorong pola makan yang berkelanjutan. (Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading