SENDAWAR – Bupati Kutai Barat, FX Yapan, SH., MH., menghadiri upacara adat Ngeruratn pada penutupan acara Tutus Adat Ngugu Taunt di Kampung Muut, Kecamatan Nyuatan, Jumat (11/10). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menerima ruratn adat dan piring putih dari lembaga adat kecamatan dan Kampung Muut.

Bupati FX Yapan menekankan pentingnya semangat “sempekat” (gotong royong) sebagai modal utama kesuksesan pembangunan.

“Tanpa adanya sempekat, semua tidak akan bisa terlaksana,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Mengenai piring putih yang diberikan, Bupati mengembalikannya kepada masyarakat Kampung Muut.

“Biarkan piring tersebut tetap di Kampung Muut. Jika nanti saya sudah tidak lagi menjadi Bupati dan membutuhkan sesuatu, saya bisa meminta bantuan dari warga Kampung Muut melalui piring tersebut,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa budaya merupakan identitas dan ciri khas bangsa yang harus dilestarikan.

“Dengan menghargai budaya, kita akan menjadi bangsa yang memiliki pondasi etik dalam tatanan kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Upacara adat di Kampung Muut dianggap sebagai wujud pelestarian budaya dan pengangkatan nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Kutai Barat. Bupati berharap upaya ini dapat memperkokoh jati diri masyarakat dan mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.

Selain pelestarian adat istiadat, Bupati juga mendorong pemanfaatan potensi lokal di berbagai sektor seperti pariwisata, pertanian, dan peternakan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat kampung.

“Hal ini membutuhkan komitmen kuat yang didasari oleh sinergitas komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah kampung, pemerintah kecamatan hingga pemerintah daerah,” tegas Bupati.

Acara dihadiri oleh Asisten I, Staf Ahli Bupati, para Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Kutai Barat, dan Ketua Lembaga Adat Kabupaten. Bupati mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan pelaksanaan upacara adat tersebut.(Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading