KUTAI TIMUR – Jimmi, yang saat ini menjabat sebagai pimpinan sementara DPRD Kutai Timur (Kutim), menegaskan komitmennya untuk mengikuti jadwal kerja yang telah disusun sesuai aturan. Dalam pernyataannya seusai rapat tertutup dan silaturahmi dengan anggota DPRD Kutim terpilih periode 2024-2029 di Ruang Hearing DPRD, Jimmi mengungkapkan rencana jangka pendek lembaga tersebut.
“Prioritas kami dalam waktu dekat adalah merealisasikan pembentukan fraksi dan tata tertib (tatib),” ujar Jimmi, pada Kamis (15/08/2024).
Politisi PKS ini menjelaskan bahwa pembentukan fraksi dan tatib dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024. Khusus untuk pembentukan fraksi, Jimmi menyatakan bahwa proses tersebut masih menunggu terbentuknya fraksi gabungan dari beberapa partai.
“Pembentukan Fraksi harus terlaksana pada hari Kamis minggu depan. Setelah itu, kita akan membahas tata tertib. Semua ini sudah terjadwal di bulan ini,” tegasnya.
Terkait dengan tugas-tugas yang ditinggalkan oleh anggota DPRD Kutim periode sebelumnya, Jimmi menyampaikan bahwa anggota DPRD yang baru dilantik akan mengemban tugas tersebut setelah mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan edukasi mengenai tugas serta tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Kami memahami bahwa transisi ini memerlukan persiapan yang matang. Oleh karena itu, para anggota dewan terpilih akan terlebih dahulu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan melalui Bimtek,” jelasnya.
Jimmi juga menekankan pentingnya kontinuitas dalam menjalankan fungsi legislatif daerah. Dengan langkah-langkah ini, DPRD Kutim di bawah kepemimpinan sementara Jimmi berharap dapat segera bekerja secara efektif untuk melayani masyarakat Kutai Timur. Pembentukan fraksi dan penetapan tata tertib menjadi langkah awal yang krusial dalam membangun fondasi kerja yang solid bagi para wakil rakyat periode 2024-2029.
“Meskipun ada pergantian anggota, tugas dan tanggung jawab DPRD Kutim tetap harus berjalan dengan baik. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kepentingan masyarakat Kutai Timur tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.(Adv-DPRD/Q)
![]()

