KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur memberikan apresiasi tinggi kepada Posyandu Sukma di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, atas keberhasilan inovasi program kesehatan masyarakat. Posyandu Sukma, yang berhasil meraih posisi tiga besar tingkat Provinsi Kalimantan Timur, dianggap sebagai contoh nyata efektivitas program kesehatan berbasis masyarakat.
Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Yan Ipuy, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Posyandu Sukma. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kader Posyandu dan masyarakat Desa Suka Maju. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa program kesehatan berbasis masyarakat, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan dampak signifikan,” ujarnya, pada Senin (15/7/2024).
Yan menambahkan bahwa DPRD Kutai Timur akan terus mendukung pengembangan program-program serupa di seluruh kabupaten. “Kami akan mendorong alokasi anggaran yang memadai untuk replikasi model Posyandu Sukma di desa-desa lain. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Leni Angriani, menyoroti inovasi yang diterapkan oleh Posyandu Sukma. “Program-program seperti Naget Ikan Cegat Stunting dan Rolade Sayur Riang Gembira adalah contoh bagaimana kreativitas lokal dapat mengatasi tantangan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Leni juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat. “Keberhasilan Posyandu Sukma menunjukkan bahwa sinergi antara semua elemen masyarakat dapat mencapai hasil luar biasa seperti status zero stunting dan gizi buruk,” tambahnya.
DPRD Kutai Timur berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung pengembangan Posyandu di seluruh wilayah kabupaten. “Kami akan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program-program kesehatan masyarakat berjalan optimal. Keberhasilan Posyandu Sukma harus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” tegasnya.
Kepala Desa Suka Maju, Muhammad Usman, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan tim verifikasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. “Posyandu Sukma telah menjalankan program-program unggulan selama lebih dari tujuh tahun. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Desa Suka Maju,” ungkapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Timur, Ny. Hj. Siti Robiah, yang hadir dalam verifikasi lapangan, menekankan peran penting Posyandu dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak serta upaya penurunan stunting. “Posyandu kini terintegrasi dengan layanan sosial dasar, pengendalian penyakit, serta kesehatan lingkungan. Ini adalah pendekatan holistik yang sangat efektif,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh dari DPRD dan inovasi yang diterapkan Posyandu Sukma, diharapkan program kesehatan masyarakat di Kutai Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam pembangunan kesehatan di daerah. (Adv-DPRD/RH)
![]()

