KUTAI TIMUR – Dalam dunia politik, kesibukan sehari-hari sering kali menjadi tantangan bagi para anggota dewan. Hal ini dirasakan secara mendalam oleh Leni Angriani, anggota DPRD Kutim yang baru menjabat setelah menerima hasil PAW dewan sebelumnya. Meskipun masa jabatannya akan segera berakhir, Leni Angriani menegaskan bahwa pekerjaan sebagai wakil rakyat adalah sebuah bentuk pengabdian dan ibadah yang dijalani dengan sepenuh hati.
Menurut Leni Angriani, menjadi anggota DPRD bukanlah sekadar tugas rutin di kantor. “Sebagai wakil rakyat, kita harus siap turun ke lapangan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat di dapil kita masing-masing,” ujar Leni dalam wawancara sebelum kegiatan Pansus Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 di Ruang Hearing DPRD Kutim, Kamis (11 Juli 2024).
Ia menjelaskan bahwa setelah menyelesaikan berbagai tugas di lapangan, ia harus kembali ke kantor untuk mengikuti hearing dan rapat yang telah terjadwal.
Leni mengakui bahwa pekerjaan ini menuntut dedikasi tinggi dan sering kali menguras waktu serta energi. Namun, ia menegaskan bahwa ada kepuasan tersendiri dalam menjalankan tugas-tugas tersebut.
“Meskipun banyak agendanya, saya merasa puas ketika berhasil melakukan mediasi atau menyelesaikan tugas-tugas yang diamanahkan kepada saya,” katanya.
Leni melihat pekerjaannya sebagai bentuk ibadah dan pengabdian, bukan sebagai kesempatan untuk mencari ketenaran atau mendapatkan keuntungan pribadi.
Hal ini sejalan dengan pandangan Abdi Firdaus, anggota DPRD Kutim dari Komisi C, yang juga menekankan bahwa menjadi wakil rakyat adalah tentang melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. “Menjadi wakil rakyat itu melayani, bukan untuk meminta dilayani,” tegas Abdi Firdaus. Ia menambahkan bahwa melayani rakyat adalah kewajiban yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Leni Angriani dan Abdi Firdaus sepakat bahwa pekerjaan mereka sebagai anggota DPRD adalah bentuk ibadah yang harus dilakukan dengan serius.
“Kerja itu landasannya ibadah, jadi mau sebanyak apapun agendanya, jika niatannya ibadah dan mengabdi maka akan dijalani dengan sungguh-sungguh,” ungkap Leni Angriani. (Adv-DPRD/One)
![]()

