KUTAI TIMUR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, sekaligus Ketua Lembaga Pelindungan Anak (LPAI) Kutai Timur, Asti Mazar berharap, Idham Khalid yang dilantik menjadi kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Kutai Timur oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman beberapa waktu lalu, bisa langsung bekerja untuk menuntaskan berbagai persoalan yang ada. Terutama yang berkaitan dengan kasus kekekasan terhadap anak.
“Salah satu pekerjaan rumah yang mesti kita selesaikan terkait kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi, dan ini perlu tindakan segera,” ujar Asti juga politisi Partai Golkar ini.
Dia mengaku LPAI Kutai Timur juga akan terus berkolaborasi bersama DPPA, termasuk dengan stakeholder terkait untuk terus menekan sekecil mungkin angka kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak.
“Dalam waktu dekat kita (LPAI) akan menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan presepsi dalam menyelesaikan persoalan kekerasan dan pemenuhan hak-hak kepada anak. Salah satu yang terlibat mereka (DPPA),” ucap perempuan berhijab itu.
Selain itu, Rapat Dengar Pendapat yang akan dijadwalkan pada Juni ini, juga membahas terkait tugas, pokok dan fungsi masing-masing instansi dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hak-hak anak.
“Jangan sampai nanti ada masalah di lapangan nanti saling lempar tanggung jawab. Nanti rumusan itu juga akan dituangkan dalam bentuk MoU (Memorandum of Understanding),” ucapnya. (Adv-DPRD/Tj)
![]()

