KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur memberikan apresiasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kutai Timur Tahun Anggaran 2023 disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Rabu 20 Maret 2024 lalu. DPRD menilai capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di berbagai sektor menunjukkan perkembangan positif.
Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni, menyatakan secara umum, DPRD mengapresiasi capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2023. Namun, masih ada beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian khusus untuk ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Di antaranya adalah soal Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Rasio penduduk ber-KTP sebesar 96,74% dan cakupan penerbitan akta kelahiran 0-18 tahun sebesar 97,01% menunjukkan kinerja yang baik. Namun, kami mendorong Pemkab untuk terus meningkatkan pelayanan agar bisa mencapai 100%,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B (Bidang Perekonomian dan Keuangan) DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah, memberikan catatan terkait sektor ketenagakerjaan. “Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,93% masih perlu diturunkan. Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal,” kata Hepnie
Di sisi lain dirinya juga mengapresiasi capaian di bidang infrastruktur. “Peningkatan aksesibilitas jalan kabupaten kondisi mantap mencapai 27,939 dan cakupan layanan Perumdam yang meningkat menjadi 79,49% merupakan capaian yang patut diapresiasi. Namun, kami mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil,” ungkapnya.
Ketua Komisi D (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Kutai Timur, Yan Ipuy, memberikan catatan khusus untuk sektor pendidikan dan kesehatan. “Angka Harapan Lama Sekolah yang mencapai 13,01 tahun dan Angka Harapan Hidup 73,57 tahun menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kutim. Namun, kami mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil,” tegas Yan Ipuy.
DPRD Kutai Timur, menurutnya juga menyoroti pentingnya peningkatan kinerja di sektor lingkungan hidup. Sorotan ini berdasarkan capaian yang dipaparkan oleh Bupati dalam kegiatan tersebut. “Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 72,12% dan persentase penanganan sampah 58,5% masih perlu ditingkatkan. Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timuruntuk lebih serius menangani isu lingkungan,” tambahnya
Selain itu, pihaknya juga menegaskan komitmen dewan untuk mengawal implementasi program-program pembangunan. “DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan dan mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk meningkatkan kinerja di semua sektor. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” katanya. (Adv-DPRD/Q)
![]()

