KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur menyambut baik arahan Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dan masukan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Forum Bisnis Bankaltimtara 2024.

Ketua Komisi B (Bidang Perekonmian dan Keuangan) DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah, mengapresiasi adanya inisiatif Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pada pengembangan big data dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perbankan.

“DPRD Kutai Timur sangat mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menyiapkan big data yang akurat. Ini sangat membantu para investor dan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya di Kutai Timur,” ujar Hepnie Armansyah saat dihubungi wartawan melalui telepon.

Hepnie Armansyah menambahkan, DPRD Kutai Timur siap mendukung upaya pemetaan data dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama Bankaltimtara dan IPB Bogor. “Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan data yang komprehensif dan akurat, sehingga bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Mohammad Ali, menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia di sektor perbankan, khususnya Bankaltimtara. Menanggapi pertumbuhan kredit yang tinggi di Kaltim dan Kaltara, menurut Ali, penting dilakukan pengawasan yang ketat.

“Kami sepakat dengan masukan OJK bahwa penguatan kapasitas dan organisasi sangat krusial. DPRD siap mendukung program-program peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang bekerja di Perbankan. Pertumbuhan kredit yang tinggi tentu positif, tapi kita juga harus waspada terhadap risiko kredit macet. DPRD akan terus mengawal agar pertumbuhan ini tetap sehat dan berkelanjutan,” paparnya.

DPRD Kutai Timur, imbuhnya, juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung Bankaltimtara dalam menjalankan perannya sebagai pelopor pembangunan di Kaltim dan Kaltara. Dengan adanya dukungan dari DPRD Kutai Timur, lanjut dia, diharapkan inisiatif pengembangan big data dan penguatan sumber daya manusia yang dicanangkan dalam Forum Bisnis Bankaltimtara 2024 dapat segera diimplementasikan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Kutai Timur dan Bankaltimtara untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Kaltim,” ujarnya.

Forum Bisnis Bankaltimtara 2024 digelar di Jakarta pada Kamis 7 Maret 2024 lalu, dihadiri berbagai pihak, termasuk Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se-Kaltim, serta berbagai pihak dari sektor perbankan dan bisnis. Forum ini menjadi momentum penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. (Adv-DPRD/Q)

Loading