KUTAI TIMUR – Pada rapat paripurna ke 10 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) beberapa waktu yang lalu, Bupati Kutim sudah menyampaikan soal proyeksi APBD Tahun 2024 mencapai Rp9,148 T, atau mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan nilai APBD Tahun 2023.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakjat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Novel Tyty Paembonan, mengaku, terjadi peningkatan besaran APBD tahun ini dengan tahun 2024 sebesar 70-80 persen. Adanya peningkatan ini, ia ingin Pemkab menjalankan berbagai program kerja yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di desa hingga perkotaan.
“Anggaran naik 70-80 persen, saya rasa ini sangat tinggi sekali. Jadi, saya meminta Pemkab agar membuat terobosan dan program kerja yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ucap Arang.
Dia menyebut, berbagai program kerja yang bisa dilakukan oleh Pemkab Kutim seperti peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur di sejumlah titik strategis, pengembangan UMKM, peningkatan di sejumlah sektor, seperti perikanan, kelautan, pariwisata, industri dan lain sebagainya.
“Semua kalangan masyarakat harus tersentuh dengan berbagai macam program dari Pemkab Kutim. Ini yang saya ingatkan selalu kepada Pemkab,” sebutnya.
Ia menegaskan, bahwa Pemerintah dan DPRD merupakan bagian dari amanah rakyat untuk kepentingan masyarakat. (Adv/DPRD/Q)
![]()

