KUTAI TIMUR – 6 dari 14 bidang yang ditangani oleh Komisi A DPRD Kutim dianggap perlu perhatian ekstra. Namun bukan berarti 8 bidang lainnya tidak mendapatkan porsi perhatian. Keenam bidang tersebut adalah bidang ketertiban umum, kependukan dan catatan sipil, perizinan, pertanahan, pemberdayaan masyarakat, komunikasi dan informasi, serta perlindungan masyarakat.

Bidang-bidang tersebut dianggap bersentuhan langsung dengan masyarakat dan hingga saat ini masih banyak muncul permasalahan. Atas hal tersebut maka Komisi A menganggap perlu memberikan perhatian lebih. Apalagi hal tersebut dinilai juga bersentuhan langsung dengan tanggung jawab anggota dewan sebagai wakil rakyat.

Anggota Komisi A DPRD Kutim, dr. Novel Tity Paembonan, dalam konfirmasinya mengenai hal tersebut menegaskan bahwa sorotan yang dikiaskannya menjadi perhatian adalah bukti keterpihakan DPRD Kutim akan pemenuhan hak masayarakat. Maka menurutnya, perhatian lebih itu wajar diberikan kepada bidang bidang serta OPD yang menangani hal itu.

“Bisa kita lihat berapa banyak masalah yang timbul di bidang tersebut. Terlebih sangkutannya semua rata-rata di bidang pelayanan terhadap masyarakat. Jadi wajar saja itu, kan kami wakil rakyat, kami ingin memberikan yang terbaik untuk warga,” tegasnya.

Pria dengan kacamata khas ini juga menyampaikan bahwa untuk mencapai kinerja optimal memang tidak mudah. Selain perlu waktu, SDM yang memadai, juga dibutuhkan anggaran yang mencukupi untuk meningkatkan pelayanan yang dilakukan. Oleh karena itu dirinya dan Komisi A secara umum terus berupaya membantu dan mendukung program yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan dari OPD terkait.

Dirinya juga secara langsung meminta agar OPD yang membidangi terus menjalin komunikasi intens dengan Komisi A DPRD Kutim untuk meningkatkan performa, sehingga apabila terjadi kendala, DPRD Kutim melalui Komisi A dapat memberikan masukan dan pandangan terhadap masalah yang timbul.

“Tentu bukan hal yang mudah, namun kami di Komisi A optimis dengan perhatian yang ekstra dan jalinan komunikasi yang baik, semua dapat terselesaikan. Kami juga tidak akan main-main, mengingat bidang-bidang tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat yang kami wakili di DPRD ini,” katanya. (Adv/DPRD/Q).

Loading