KUTAI TIMUR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim diminta terus berinovasi dan berakselerasi dalam meningkatkan kearsipan di Kutim. Hal tersebut harus dilakukan mengingat kearsipan merupakan salah satu kebutuhan khusus dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Bidang kearsipan juga diharapkan dapat menyajikan data yang valid dan real time. Tentunya tugas berat ini harus dilaksanakan dengan maksimal. Dengan arsip yang valid dan tertata, dapat mempermudah peningkatan pelayanan publik.
Seperti diutarakan oleh anggota DPRD Kutim, H. Hasbullah Yusuf, yang mengaku mengapresiasi ide Dispusip Kutim terkait Perpustakaan dan Keasipan digital yang menurutnya cukup menarik. Oleh karena itu dirinya mendorong agar Dispusip terus meningkatkan inovasi.
“Kita tahu peran penting keasipan, makanya kami dukung ide kreatif Dispusip Kutim terkait kearsipan. Setahu kami, untuk sistem sudah progres dan sudah sebagian berjalan. Makanya itu harus lebih dikembangkan lagi,” tegas anggota Komisi A DPRD Kutim ini.
Hasbullah juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Dispusip Kutim juga telah berupaya keras meningkatkan minat baca pada masyarakat yang diakuinya patut diapresiasi. Karena menurutnya dengan perkembangan tekhnologi saat ini, minat baca masyarakat berkurang.
Namun dengan kesigapan dan inovasi yang dilakukan, imbuhnya, Dispusip terus berupaya meningkatkan minat baca dengan mendukung pembangunan perpustakaan sekolah. Perpustakaan keliling pun terus digiatkan sebagai cara peningkatan minat baca.
“Kami di Komisi A terus memantau OPD mitra kerja, jadi kami berharap mereka dapat berinovasi maksimal,” tutupnya. (Adv/DPRD/Q)
![]()

