SAMARINDA – Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), sebuah inisiatif yang dicanangkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berupa hibah.
Alokasi dana ini, baru-baru ini menjadi sorotan anggota DPRD Kaltim, Marthinus, terutama dalam hal porsi yang diberikan kepada DBON Kaltim. Pada rapat paripurna ke-38 di DPRD Kaltim, Marthinus menyoroti dana hibah tersebut. Ia menyatakan, “Kehadiran DBON ini telah memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat Kaltim. Karena jumlah anggaran yang dialokasikan dari Pemerintah Provinsi Kaltim ini cukup signifikan. Saya percaya hal ini perlu dipertimbangkan kembali,” kata Marthinus setelah Rapat Paripurna ke 38, Senin (16 Oktober 2023).
Hibah ini diberikan sebagai dukungan dari Pemerintah Provinsi Kaltim kepada pemerintah pusat untuk meningkatkan pengembangan olahraga di seluruh nusantara. Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, “Kami dengan tulus memberikan dukungan penuh kepada DBON. Kami memberikan hibah ini sebagai langkah nyata untuk mendukung pelaksanaan program-program DBON,” katanya.
Marthinus juga menekankan pentingnya dilakukannya audit oleh Inspektorat Wilayah (Itwil) Kaltim bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim. Ia berpendapat bahwa evaluasi ini sangat penting dan mengusulkan untuk memanggil pengurus DBON Kaltim guna memberikan penjelasan lebih lanjut dan menjalani proses transparansi.
“Pengurus DBON Kaltim perlu menghadiri pemanggilan ini untuk menjelaskan bagaimana dana hibah dari Pemerintah Provinsi ini digunakan,” tegasnya.
Melalui evaluasi dan audit yang diusulkan, Marthinus berharap dapat diperoleh tingkat transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi dalam penggunaan dana hibah DBON untuk kemajuan olahraga di Kaltim. (Adv/DPRDKaltim/Kin-mn)
![]()

