SAMARINDA: Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) diminta jangan terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah dan menurunkan kualitas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, terutama berhati-hati terhadap kabar-kabar hoaks terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Himbauan ini disampaikan Marthinus, anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang juga anggota Fraksi PDIP, saat dihubungi di Samarinda, Senin (16 Oktober 2023).

Menurut Martinus, informasi hoaks yang dapat menyesatkan pemahaman masyarakat yang belum diketahui sumbernya, seringkali muncul lewat pesan singkat di ponsel ataupun konten-konten media sosial.

Perwakilan dari Daerah Pemilihan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu ini mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, seperti pada sejumlah kampanye hitam yang merendahkan kandidat lain. “Saya berharap seluruh elemen masyarakat turut menyukseskan Pemilu 2024 secara sehat dan gembira. Namanya saja pesta demokrasi kita harus bersuka cita,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan Pemilu 2024 yang bakal diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang merupakan momentum penting kehidupan demokrasi bangsa Indonesia guna memilih pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas dan berintegritas. “Mari kita ikuti dan berpartisipasi sesuai aturan, sesuai tupoksi, sesuai prosedur,” imbuhnya.

Marthinus juga meminta para peserta Pemilu 2024, baik calon presiden, calon wakil presiden, maupun calon anggota legislatif menggaungkan pesta demokrasi itu secara damai dan bermartabat.

“Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) yang baik pada tahun 2024,” tutup Marthinus.(Adv/DPRDKaltim)

Loading