KUTAI TIMUR – Permasalahan yang terjadi di PT. Arkara Prathama Energi (APE) yang beroperasi di Desa Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur sebenarnya bukanlah permasalahan yang berat dan hanya perlu menjalin komunikasi yang baik kepada semua pihak yang terdampak dari masalah tersebut.

PT APE diduga lakukan pencemaran hulu Sungai Sangatta, dan ini disampaikan langsung oleh sejumlah masyarakat setempat kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Armin Nazar juga membenarkan hal itu. Masalah ini bisa selesai jika komunikasi yang terjalin antara pihak terkait bisa berjalan baik dan tertata. Karena baginya, ini bukan masalah yang berat dan bisa segera teratasi.

“Masalah ini itu sebenarnya bukan hal yang berat, semuanya itu bisa dikomunikasikan dengan baik baik. Khususnya semua pihak yang terdampak dari masalah yang ditimbulkan dari PT APE,” ujar Armin saat ditemui di kantornya.

Ia juga mengungkapkan, perlu adanya komunikasi dari hati ke hati antara DLH dan PT APE. Perusahaan juga dituntut agar berkomitmen dan kooperatif untuk segera menyelesaikan masalah ini.

Salah satunya adalah melengkapi sejumlah dokumen perizinan yang dipersyaratkan. Apalagi PT APE ini merupakan perusahaan baru, sebelumnya telah terjadi perubahan penanggung jawab dari PT Tambang Batu Bara Harum (TBH) ke PT Arkara Prathama Energi (APE).

“Kalau kita bicara dari hati ke hati pasti akan ada solusi dan bisa segera teratasi. Satu yang terpenting, perusahaan harus punya komitmen dan kooperatif untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkap dia.

Sekedar diketahui, sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan dua sanksi kepada PT APE, yakni Sanksi Pemberhentian Sementara dan juga Sanksi Administrasi Paksaan Pemerintah. Sanksi ini diberikan atas dasar laporan dari masyarakat mengenai dugaan pencemaran hulu Sungai Sangatta yang diduga dilakukan oleh PT Arkara Prathama Energi (APE) yang beroperasi di Desa Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung.(Ty/ Adv-Kominfo)

Loading