KUTAI TIMUR – Meskipun saat ini, segala sesuatu yang berkaitan dengan berita ataupun informasi sudah bisa diakses secara online. Namun, hal itu tidak berlaku bagi masyarakat yang ada di pedesaan dan pedalaman, karena didaerah mereka tidak tersedia jaringan internet. Sumber informasi yang bisa mereka dapat salah satunya berasal dari buku yakni dengan membaca buku.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur juga turut andil dalam hal tersebut. Seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ayub Bid, ia mengungkapkan salah satu cara yang ia lakukan untuk membantu mengembangkan desa melalui membaca buku adalah memberikan bimbingan teknis kepada seluruh Kepala Desa.
“Kami juga rutin memberikan bimbingan teknis kepada Kepala Desa untuk membantu mereka bisa mengembangkan desanya melalui membaca buku,” ungkap dia.
Kata Ayub, pada kegiatan bimbingan teknis atau bimtek tersebut ia memberikan materi tentang cara efektif menyampaikan informasi kepada masyarakat yang berada di pedesaan atau pedalaman yang tidak bisa membaca dan menulis. Kedua memberikan pemahaman tentang cara meningkatkan sosial ekonomi di desa tersebut dengan mengembangkan berbagai jenis usaha dan ide usaha itu bisa diketahui dengan cara membaca buku.
Pada intinya, kegiatan bimtek ini rutin digelar dengan tujuan agar setiap Pemerintah Desa bisa mendidik warganya menjadi lebih baik lagi.
“Yang jelas, pemerintah desa itu kami minta untuk bisa mendidik warganya agar bisa menuju ke arah yang lebih baik lagi. Harapan jangka panjangnya seperti itu,” ucapnya.
Ia menambahkan, selanjutnya kegiatan ini akan terus digelar dan harapannya seluruh desa yang berada di pedalaman itu bisa berkembang seperti desa yang lainnya. (Ty/Adv-Dispusip)
![]()

