KUTAI TIMUR – Sektor pertanian memiliki peranan penting dalam pembangunan, karena berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kutim melalui Sekretaris, Bennie Hermawan, saat disinggung peran pertanian dalam upaya ketahanan pangan bagi daerah.

“Kami memiliki keterkaitan yang erat dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP), namun tugas kami (DKP), bagaimana menjaga ketersediaan bahan pangan agar selalu tersedia dan berkesinambungan,” ujar Bennie di ruang kerjanya.

Lebih jelas Bennie menyebut, menjaga ketersediaan bahan pangan memiliki arti luas, mulai dari mengawasi peredaran, memastikan harga di pasaran bisa terjangkau, termasuk memastikan komoditi yang akan dikonsumsi oleh masyarakat aman dari kandungan bahan berbahaya. Selain itu, DKP juga tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pangan yang masuk dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) yang bertugas menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga barang dan jasa di daerah.

“Nah, misalnya ada barang atau komoditi pangan langka, kita bisa intervensi untuk mencarikan daerah yang surplus untuk dikirim ke wilayah yang kekurangan,” ucap pria kelahiran 1976 ini.

Selain menjaga ketersediaan bahan pangan, Satgas TIPD, sambung Bennie, juga memiliki tugas untuk mendukung kelancaran distribusi sekaligus meminimalkan gangguan-gangguan (supply shocks) yang dapat mengganggu pasokan dan distribusi barang, khususnya bahan pangan bagi masyarakat.(Tj/Adv-Kominfo)

Loading