KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur terus berupaya untuk memberikan pemahaman kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan hingga desa tentang pengelolaan perpustakaan dan kearsipan.
Hal ini dilakukan agar seluruh pejabat di Kabupaten Kutai Timur mengerti pentingnya perpustakaan dan kearsipan.
Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur, Ayub Bid. Ia menjelaskan, pelaksanaan bimtek yang menyasar seluruh pejabat di lingkup OPD, kecamatan hingga desa sudah digelar sejak tahun 2021. Hal ini dilakukan karena jumlah tenaga di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terbatas dikhawatirkan kegiatan tersebut tidak bisa selesai.
“Kalau bimtek itu sudah kita lakukan sejak tahun 2021 yang lalu, karena memang jumlah tenaga kita juga terbatas. Jadi takut kalau nggak bisa selesai dan menyasar ke semuanya,” jelas dia.
Menurut Ayub, untuk mempercepat pelaksanaan bimtek, pihaknya menggabungkan jadi satu. Artinya, pelaksanaannya digabungkan dengan semua kepala OPD, Camat dan juga Kades. Hal ini untuk mempercepat dan mempersingkat, agar materi yang diberikan bisa disampaikan dengan semua sasaran.
“Biasanya biar cepat dan mempersingkat waktu kami jadikan satu pelaksanaan bimteknya. Sekali kegiatan, yang kami undang semuanya. Seperti Kades, langsung semuanya kami undang,” ujar dia.
Ia berharap, seluruh peserta bimtek bisa memahami materi yang disampaikan dan bisa ikut serta mendukung pengembangan perpustakaan dan kearsipan. (Ty/Adv-Dispusip)
![]()

