SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim menunjukan keseriusan dalam memperluas akses literasi bagi siapa pun tanpa pandang bulu melalui program perpustakaan keliling. Program yang berlangsung setiap bulan serta dilaksanakan pada pekan pertama dan kedua, kembali dilaksanakan lagi pada Bulan Juni ini.
Tiga lokasi sasaran perpustakaan keliling pada hari ini, yakni; Rumah Tahanan Negara Samarinda, Lembaga Pemasyarakatan Samarinda dan Lembaga Narkotika Samarinda. Wartawan berandaindonesia.id mengikuti tim mobil perpustakaan keliling KT 8706 BZ ke Rumah Tahanan Negara Kelas II Samarinda yang terletak di Jalan Wahid Hasyim 2, Sempaja Samarinda, Senin pagi (12/06/2023).
Berangkat dengan mobil perpustakaan keliling, tiga orang pustakawan antara lain, Rossana Br. Sitepu, Dewi Yanti dan driver Agung Prasetiyo, mengikuti dari belakang staf DPK Kaltim Elma melakukan visitasi ke Rumah Tahanan (Rutan) Negara, Samarinda.
Sebelum masuk ke dalam Rutan, tim harus lapor dulu ke pos penjagaan, dengan meninggalkan KTP mendapatkan kartu visitor. Sesampai di ruang tengah rutan, tampak ada beberapa tahanan yang sedang potong rambut, ada juga yang berbelanja di mini market rutan. Mandar, staf Bagian Bimbingan Kegiatan tampak menyambut dan mendampingi tim DPK Kaltim untuk visitasi.
Pustawakan, Rossana Br. Sitepu, kepada berandaindonesia.id menyampaikan kunjungan ke Rutan Kelas II Sempaja kali ini hanya untuk survey lokasi dimana penempatan buku, karena Rutan sedang dalam tahap renovasi. “Kita sudah keliling melihat lokasi dimana akan diletakkan rak buku untuk tempat droping buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim. Jadi kali ini belum bisa droping buku karena tempatnya yang belum ditata,” jelas Rossana.
Sementara itu, Mandar, staf Bagian Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas II Sempaja menyampaikan, lebih kurang 4 bulan droping buku dari DPK belum bisa dilayani karena sedang dalam tahap renovasi. “Minat baca mereka (warga binaan) selalu ada karena kegiatan mereka juga meningkatkan keterampilan dan membaca. Jadi buku yang didroping DPK Kaltim menjadi hiburan bagi mereka. Biasanya yang banyak buku-buku tentang keagamaan, buku teknologi tepat guna seperti pertukangan dan untuk hiburan novel-novel juga ada,” jelas Mandar.
Mandar melanjutkan, secepatnya penyediaan sudut baca segera dirampungkan agar warga binaan dapat membaca dengan nyaman. “Nanti kedepan kemungkinan yang akan kami lakukan adalah jemput bola, jadi membawa buku ke blok-blok agar mudah melakukan pengawasan terhadap pergerakan warga binaan,” ungkap Mandar.
Rosana Sitepu, Pustakawan DPK Kaltim menuturkan, DPK Kaltim selalu memperbaharui 100 judul buku setiap bulannya kepada panti sosial, rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan.
“Kerja sama DPK Kaltim dan lembaga. Kita sediakan koleksi buku, rutan menyiapkan rak bukunya. Semoga bisa bermanfaat,” ucap Rosana kala melakukan visitasi ke Rutan.(mun/Adv-Dispusip)
![]()

