KUTAI TIMUR – Selama ini tanaman produktif yang ditanam di lahan program penghijauan di Kabupaten Kutai Timur adalah buah durian. Namun, saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana untuk menambah satu jenis tanaman.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur, Armin, saat ditemui di kantornya. Ia menyebut, satu jenis tanaman yang akan ditanamkan di lahan penghijauan adalah tanaman buah mangga.
Ia sengaja memilih tanaman buah mangga karena hanya membutuhkan waktu selama 8 bulan untuk berbuah. Sehingga, semakin sering dan banyak buah yang dipanen maka bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menggeliatkan ekonomi disana.
“Jadi nggak hanya buah durian aja, tetapi buah mangga juga bisa menjadi alternatif. Kalau kita menanam buah mangga, panennya itu cepat, setiap 8 bulan sekali,” ujar dia.
Menurut Armin, selama ini hasil panen di lahan penghijauan di Kabupaten Kutai Timur, dengan kualitas yang bagus. Salah satunya adalah buah durian yang mayoritas jenis musang king. Kualitas yang bagus ini akan menunjang harga jual di pasaran dan membuat calon pembeli terpikat dan tertarik untuk membelinya.
Ia juga menyakini hal serupa juga akan dialami ketika menambam buah mangga. Nantinya, buah yang dihasilkan dengan kualitas bagus, cita rasa manis dan bisa langsung dijual dipasaran.
“Kemarin itu yang buah durian sangat bagus hasil panennya. Nanti kalau kita menanam buah mangga, saya yakin sekali hasil panennya juga akan bagus,” ucap dia.
Saat ini, Armin menambahkan, DLH sedang mendorong kepada Disperindag dan Dinas Koperasi untuk menumbuhkan UMKM baru yang bisa mengelola hasil panen itu dan menjual ke masyarakat. (Ty/Adv-Kominfo)
![]()

