KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) tengah menggalakan kegiatan penghijauan. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan ekosistem di Kabupaten Kutim serta untuk menanggulangi bencana banjir yang selama ini sering terjadi.
Dalam pelaksanaan penghijauan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Kutim untuk pengadaan bibit tanaman, hingga proses pemeliharaannya.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur, Armin. Ia menuturkan, dalam hal ini pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan seperti PT PAMA Persada, PT KPC dan lain sebagainya.
“Terkait dengan upaya penghijauan di Kabupaten Kutai Timur, kami sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang ada disini. Kaitannya soal pengadaan bibit tanaman dan sampai proses pemeliharaannya,” tutur dia.
Armin juga menyebut, selama ini sudah ada beberapa jenis tanaman yang ditanam dalam rangka upaya penghijauan di Kabupaten Kutai Timur. Seperti tanaman hutan, tanaman karet, tanaman buah durian musang king dan masih banyak lainnya.
Sebagaimana diketahui, lahan yang digunakan untuk penghijauan ini ada dua jenis tanaman yang ditanam. Ia merinci 70 persen merupakan tanaman hutan dan 30 persennya ditanami tanaman biji-bijian, buah-buahan atau yang memiliki nilai ekonomis.
“Banyak ya jenis tanaman yang sudah ditanam selama proses penghijauan di Kabupaten Kutai Timur. Contohnya seperti tanaman karet, sampai ada juga tanaman buah durian musang king,” ucap dia.
Perlu diketahui, selain melakukan penghijauan untuk menanggulangi bencana banjir. Kini, DLH juga tengah disibukan dengan program rehabilitasi hutan di lahan DAS kritis dan lahan kritis. (Ty/Adv-kominfo)
![]()

