KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini sedang fokus untuk mengejar target perolehan penghargaan Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2023 ini.

Berbagai upaya mulai dilakukan oleh DLH agar rencana dan target bisa mendapatkan penghargaan Adipura bisa tercapai di tahun 2023. Pasalnya, selama ini Kabupaten Kutai Timur hanya sekali mendapat penghargaan tersebut pada tahun 2013 yang lalu.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur  Armin. Ia mengatakan, pada tahun 2013 yang lalu Kabupaten Kutai Timur hanya mendapat sertifikat Adipura dan tidak mendapatkan penghargaan berupa Piala. Oleh sebab itu saat ini pihaknya sedang fokus untuk mempersiapkan segala aspek penilaian penghargaan Adipura.

“Tahun 2013 kita dapat sertifikat aja dan bukan piala, jadi ditahun berikutnya kan lepas. Tahun ini kami mulai dari awal dan fokus untuk bisa mendapat penghargaan Adipura,” kata Armin.

Menurut Armin, saat ini DLH sudah mempersiapkan sejumlah fasilitas yang ada di Kabupaten Kutai Timur yang menjadi bahan penilaian oleh tim dari KLHK, meliputi, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang mana ini memiliki poin tertinggi. Berikutnya menunjuk beberapa sekolah Adiwiyata dan mempersiapkan Kampung Iklim yang ada di Kabupaten Kutim.

Untuk bisa mendapatkan atau meraih penghargaan Adipura memang perlu perjuangan, artinya bukan hal yang mudah. Apalagi di Kabupaten Kutim harus memulai lagi dari nol. Dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan UPT pengelola TPA, TPS, Sekolah Adiwiyata dan Kampung Iklim untuk menyamakan visi dan misi agar penghargaan itu bisa kembali diraih.

“Kami sudah menyiapkan beberapa sarana prasarananya dulu untuk mendukung hal ini. Seperti menyiapkan TPA yang menjadi poin penting, menunjuk beberapa sekolah Adiwiyata, dan qKampung Iklim,” ujar dia.

Sekedar diketahui, pada tahun 2022 yang lalu pada penghargaan Adipura 2022 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), hanya ada lima daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur (Kaltim) yang mendapat penghargaan tersebut, yakni Balikpapan, Bontang, Samarinda, Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).(Ty/Adv-Kominfo)

Loading