KUTAI TIMUR – Sabtu Bersih (Saber) menjadi program terbaru pemerintah daerah melalui instansi teknisnya yakni UPT Kebersihan milik Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur (DLH Kutim) sebagai upaya untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, khususnya di Sangatta Utara sebagai Ibu Kota Kabupaten.

Kepala DLH Kutim, Armin, mengatakan, Saber merupakan program gerakan moral yang bertujuan untuk menggugah kepedulian masyarakat agar ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan bersama di lingkungan masing-masing.

“Kami terus mengintensifkan gerakan ini (Saber) untuk mengimbangi beberapa program yang sudah ada, baik itu jumat bersih (Camat Sangatta Utara) maupun program Pak Bupati Ardiansyah Sulaiman yakni dengan Gerebek RT,” ujarnya.

Gerakan Saber ini, sambung Armin, juga bertujuan untuk memberikan motivasi dan contoh kepada warga agar tetap menjaga kebersihan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat, buanglah sampah di waktu yang sudah di tentukan yakni jam 18.00 hingga 06.00 Wita, dengan harapan di pagi hari sudah tidak ada lagi sampah yang menumpuk, maupun berserakan di sepanjang jalan di Sangatta,” pesan Armin.

Selain itu, masih adanya sebagian masyarakat yang masih enggan membuang sampah di waktu yang sudah ditentukan, pihaknya akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penegakan Perda dengan harapan memberi efek jera kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di luar waktu yang sudah ditentukan.(Tj/Adv-Kominfo)

Loading