KUTAI TIMUR – Guna memacu masyarakat untuk hidup sehat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur saat ini tengah menggalakan program germas. Germas sendiri merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Karena, ancaman penyakit menular dan juga penyakit tidak menular merupakan hal yang harus ditangani untuk mewujudkan SDM unggul dan berkualitas.
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Bahrani, saat ditemui di kantornya. Ia mengungkapkan, Dinkes memiliki keinginan agar masyarakat di Kabupaten Kutai Timur memiliki tingkat kesehatan yang tinggi. Artinya, tetap berumur panjang dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar.
“Saat ini kami sedang menggalakan program germas di masyarakat Kabupaten Kutai Timur. Kami menginginkan tingkat kesehatan masyarakat disini tinggi. Artinya bisa berumur panjang dan kondisi fisiknya dalam keadaan sehat dan bugar,” ungkap dia.
Menurut Bahrani, saat ini ada beragam penyakit metabolik yang disebabkan karena pola dan gaya hidup yang tidak sehat. Biasanya, dipengaruhi dari makanan yang dikonsumsi, kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol dan kurang berolahraga. Secara otomatis, jika kebiasaan buruk itu terus dilakukan maka masyarakat bisa terjangkit berbagai jenis penyakit berbahaya.
Dengan menggalakan program germas, Dinkes ingin mendidik masyarakat di Kabupaten Kutai Timur bahwa kesehatan itu adalah investasi dan harus dijaga sejak usia muda.
“Sekarang ini kan banyak penyakit metabolik yang disebabkan karena gaya hidup yang kurang sehat, mulai dari faktor makanan yang dimakan, kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol dan lain sebagainya,” kata dia.
Bahrani menambahkan, jika mindset masyarakat untuk menjaga kesehatan sedari muda sudah terbentuk, maka mereka akan berusaha untuk tetap menjaga pola dan gaya hidup sehat. Progam germas yang terus digalakan dan dilakukan oleh masyarakat akan menimbulkan efek positif bagi yang menjalankannya.(Ty/Adv-Kominfo)
![]()

