KUTAI TIMUR – Kepengurusan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutai Timur (Kutim) periode 2023-2028 dilantik di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (8/5/2023). Pasca pelantikan, kepengurusan baru FKDM Kutim diminta untuk segera bekerja sesuai dengan program yang telah direncanakan. Berikutnya FKDM juga terus memberikan karya nyata untuk pemerintah dan masyarakat.
FKDM Kutim dilantik berdasarkan SK Bupati Kutim Nomor: SK /200/K.273/2023 Tanggal 30 Maret 2023 Tentang Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Kutim Periode 2023-2028. Sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 Bupati Kutim menertibkan Perbup Nomor 52 Tahun 2023 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kewaspadaan Dini Daerah.
“Keberadaan FKDM di bawah monitoring Badan Kesbangpol Kutim dalam pelayanan kegiatannya sudah memberikan yang terbaik untuk pemerintah dan masyarakat,” kata Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Namun demikian, FKDM bersama Badan Kesbangpol harus terus berkoordinasi dalam memberikan informasi terkait mengenai situasi terkini Kutim setiap harinya. Tentu saja hal tersebut patut diberi apresiasi. Dengan kata lain FKDM harus terus eksis dan berbuat.
Bupati juga merasa bersyukur dengan keberadaan FKDM Kutim yang terus aktif memberikan informasi positif dan membangun. Tentu saja semua untuk kepentingan pembangunan daerah yang lebih baik.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada pengurus FKDM Kutim. Kami berharap dapat menjalankan tugas dan amanah dengan baik hingga akhir masa jabatan,” ujarnya.
Tujuan kegiatan FKDM tak lain untuk membantu penyelenggara negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, melalui upaya deteksi dini terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana maupun kerawanan di bidang ideologi politik, ekonomi, sosial budaya dan kamtibmas serta kebencanaan.
Ketua FKDM Kutim, Khoirul Arifin, menegaskan bahwa pihaknya siap terus berkomitmen dalam memberikan info dini kepada pemerintah dan masyarakat secara umum. Baik info politik, ekonomi, sosial budaya, kriminal, kebencanaan dan lain sebagainya.
“Ini menjadi fokus kami dan kami siap bersinergi dalam mengemban amanah ini untuk menjalankan tugas dengan sebaik mungkin. Apalagi kita akan menghadapi pesta demokrasi. Tentu saja semua harus bekerjasama dan dukungan semua pihak dalam menekan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG),” singkatnya. (Fj/Adv-Kominfo)
![]()

