SAMARINDA – Tuntutan dunia industri terhadap mutu lulusan SMK saat ini semakin tinggi, karena tingkat perkembangan yang terjadi di industri lebih pesat dari pada perkembangan yang terjadi di sekolah.

Untuk mendapatkan kualitas lulusan SMK khususnya Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (KK TKR) perlu dukungan semua pihak, tidak terkecuali instansi pemerintah. Semakin canggih teknologi yang digunakan pada kendaraan, maka semakin rumit mempelajarinya sehingga memerlukan ketelitian dan keakuratan pada saat melakukan perawatan dan perbaikan. Ini didapat manakala ada sarana praktek yang menunjang.

Melihat hal tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan 4 unit kendaraan roda empat serta 2 unit kendaraan roda dua kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur di Peringatan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023, dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Selasa, 2 Mei 2023 di Lantai 2, Ruang Balai Pustaka, DPK Kaltim dengan turut dihadiri Kepala Sekolah dan perwakilan SMK Negeri 10 Samarinda dan SMK Negeri 16 Samarinda sebagai sekolah yang akan menerima unit kendaraan untuk dipergunakan menunjang proses pembelajaran.

Dalam sambutannya saat melakukan penandatanganan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Muhammad Kurniawan, mengucapkan terima kasih atas bantuan DPK Kaltim yang memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan kompetensi siswa. “Ini bentuk kerjasama yang mewujudkan merdeka belajar. Kita sama-sama meningkatkan sumber daya di Kalimantan Timur. Hibah ini akan kami pergunakan sebaik mungkin,” ujarnya.

Kendaraan yang diserahterimakan akan difungsikan menjadi bahan praktik bagi siswa SMK. “Kendaraan yang tidak berfungsi ini menjadi alat tantangan bagi siswa untuk terus mengasah kemampuannya,” ungkap Muhammad Kurniawan.

Sementara itu Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin, menyebutkan pemberian bantuan tersebut dilandaskan satu visi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Banyak SMK yang membutuhkan sarana untuk praktik. SMK ini membutuhkan tenaga siap pakai. Maka dari itu penting bagi antar dinas untuk bersinergi bekerjasama saling bahu-membahu,” jelas pria yang akrab disapa Ivan tersebut.

Ia berharap dengan dimulai dari DPK Kaltim yang melakukan penyerahan tersebut, OPD lain di lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat memberi perhatian serupa.(*/Mun/Adv-Dispusip)

Loading