SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim terus melakukan inovasi dan terobosan guna memudahkan masyarakat dalam mengakses buku dan meningkatkan literasi di Benua Etam. Salah satu invoasi yang saat ini sedang dijalankan ialah program ‘buncu baca’.
Buncu Baca merupakan program baru yang digagas oleh DPK Kaltim. Program yang merupakan penyediaan sudut baca bagi masyarakat khususnya penduduk kota dan kabupaten di Kaltim. Masyarakat dapat mengakses buku dengan melakukan scan atau pindai melalui kode QR yang tersedia di Buncu Baca.
Selanjutnya mereka dapat berselancar dalam genggaman memilih koleksi buku yang tersedia.
Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerjasama, Mustika Wati menuturkan terdapat 4000 judul buku yang tersedia di Buncu Baca.
“Ada 43 titik yang menjadi tempat Buncu Baca. Masing-masing akan ditempatkan di pusat layanan umum seperti kelurahan atau tempat publik lainnya,” jelas perempuan yang akrab disapa Ika tersebut.
Ika menjelaskan, bahwa Buncu Baca ini menawarkan kemudahan akses dan kenyamanan bagi masyarakat agar dapat membaca buku dengan mudah, mengingat juga masyarakat saat ini lebih nyaman dengan digitalisasi.
“Jarak 200 meter dari titik Buncu Baca juga masih bisa diakses oleh pembaca. Jadi Buncu Baca ini akan kami realisasikan sesegera mungkin,” terang Ika.
Inovasi DPK Kaltim dalam pelayanan mulai mengarah digitalisasi, hal tersebut disebut Ika harus dilakukan DPK Kaltim karena mengikuti kebutuhan publik dalam perkembangan zamannya.(FA/Adv-Dispusip).
![]()

