SAMARINDA — Tim Respons Bencana Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat menanggapi laporan musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga di Jalan Revolusi, RT. 05, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Sabtu (23/5/2026) siang. Menerima laporan pada pukul 13.37 WITA, tim langsung melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) tiga menit kemudian dan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 14.05 WITA. Bersama unsur relawan dan pemadam kebakaran lainnya, personel Brimob langsung melakukan pengamanan area serta bahu-membahu menjinakkan si jago merah sejak pukul 14.00 WITA hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.35 WITA.

 

Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materil yang cukup besar, di mana 4 bangunan hangus terbakar, 5 bangunan terdampak, serta 1 unit sepeda motor turut l some-thing-terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dilaporkan terdapat korban luka berupa sesak napas yang dialami oleh seorang warga dan seorang relawan akibat menghirup asap tebal di lokasi kejadian. Mengenai penyebab pasti kebakaran, dugaan sementara dipicu oleh korsleting listrik, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan asal-muasal api.

 

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan personelnya di lapangan dalam membantu masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan komitmen satuan dalam penanggulangan bencana.

 

“Kehadiran Tim Respons Bencana ini adalah wujud nyata dari Bhakti Brimob untuk masyarakat. Kami selalu siap siaga 24 jam untuk hadir di tengah-tengah warga yang membutuhkan pertolongan darurat, seperti musibah kebakaran ini,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel ke TKP untuk melakukan pengamanan dan percepatan pemadaman guna meminimalisir dampak kerugian yang lebih luas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di lingkungan masing-masing,” pungkas AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H.(MA/SatbrimobPoldaKaltim).

Loading