SAMARINDA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan gelombang pembangunan berbagai fasilitas vital kepolisian di Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (18/5/2026). Rangkaian infrastruktur baru ini diproyeksikan khusus untuk mempertebal sistem pengamanan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat sekitar.
Salah satu titik paling strategis yang diresmikan terletak di Kilometer 13 Balikpapan. Lokasi tersebut kini menjadi markas komando (Mako) bagi sejumlah satuan pemukul dan pelayanan cepat Polri, meliputi Satuan Brimob, Samapta, dan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud).
“Fasilitas yang dibangun di Kilometer 13 Balikpapan meliputi satuan Brimob, Samapta, dan Ditpolairud. Lokasi tersebut dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 30 menit dari kawasan IKN,” ujar Jenderal Listyo Sigit saat memberikan sambutan di Asrama Polisi Paneluan Samarinda, hari ini.
Menurut Kapolri, penempatan sejumlah satuan kerja di koridor utama tersebut bertujuan untuk memangkas waktu mobilisasi personel secara signifikan. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu terjadi dinamika keamanan atau dibutuhkan pelayanan darurat di kawasan ibu kota baru, pasukan dapat dikerahkan dalam hitungan menit.
Selain markas di Km 13 Balikpapan, sarana pendukung kawasan IKN lainnya yang turut diresmikan secara simultan adalah Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV, Rumah Susun (Rusun) di Sepaku, serta gedung Mako Polres Penajam Paser Utara (PPU).
Di sela-sela peresmian, Jenderal Listyo Sigit menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta pemerintah kabupaten dan kota atas komitmen dan dukungan masif berupa alokasi dana hibah untuk mempercepat pembangunan sarana kepolisian di wilayah penyangga.
Mantan Kabareskrim ini menilai, kerja sama erat antara pemerintah daerah dan korps Bhayangkara merupakan kunci utama dalam mengawal kesuksesan megaproyek nasional IKN. Stabilitas keamanan di wilayah penyangga adalah jaminan mutlak agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan mulus.
“Terima kasih kepada wali kota, kapolda, dan kapolresta yang telah bekerja keras membangun fasilitas ini. Kami juga mengapresiasi dukungan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kalau stabilitas keamanan terjaga, maka program pembangunan pemerintah daerah maupun pusat bisa berjalan aman dan lancar,” tegas Jenderal bintang empat tersebut.
Selain berfokus pada infrastruktur taktis pengamanan, peresmian kali ini juga menyentuh aspek kesejahteraan dan kenyamanan internal prajurit. Kapolri meninjau langsung Asrama Polisi Tunggal Paneluan di Samarinda yang kini telah selesai direnovasi total menjadi hunian vertikal yang representatif bagi para perwira, bintara, hingga anggota yang belum berkeluarga.
Kapolri menceritakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, kondisi awal bangunan asrama tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan dan kurang layak ditempati. Namun, melalui kerja sama lintas sektor, wajah hunian itu kini telah berubah total.
“Tadi kita mendapat cerita bagaimana kondisi awal dan sekarang sudah jauh berubah,” ungkap Listyo Sigit usai meninjau lokasi asrama.
Melalui perbaikan kualitas hunian, penambahan sarana kesehatan, hingga fasilitas dinas yang memadai, Kapolri berharap ada dampak linier terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh anggotanya di lapangan. Ia menekankan agar fasilitas ini dibalas dengan etos kerja yang lebih tinggi.
“Fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya minta seluruh personel menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(*/mn)
![]()

