BONTANG – Personel Pos TNI Angkatan Laut (AL) Bontang jajaran Lanal Sangatta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mengevakuasi seorang ibu hamil yang terjebak banjir, Sabtu (14/2/2026) sore. Korban bernama Maspala Wati terkepung air setinggi 1 meter di kediamannya di Jalan R. Suprapto RT 23, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Komandan Pos TNI AL Bontang Lettu Laut (KH) Elvis Yuri S mengatakan, pihaknya menerima laporan darurat dari BPBD mengenai warga yang terjebak banjir dalam kondisi hamil. Tim gabungan langsung bergerak ke lokasi menggunakan peralatan evakuasi air.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Sinergi antara TNI AL dan BPBD memastikan respons cepat di titik-titik krusial seperti ini,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Ketinggian air, terangnya, mencapai 1 meter sehingga menyulitkan akses kendaraan biasa untuk evakuasi. Petugas berhasil menjangkau kediaman korban dan mengeluarkannya dari zona banjir dengan pengawalan ketat. Maspala Wati didampingi keluarganya, Nawiruddin, saat dievakuasi.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Amalia untuk mendapat penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi ibu hamil tersebut masih dalam pemantauan tenaga medis.

“Petugas BPBD dan TNI AL tetap siaga di sejumlah titik banjir di Kota Bontang untuk mengantisipasi warga lain yang membutuhkan bantuan. Kami juga membagikan sembako kepada warga yang terdampak banjir,” tutupnya. (*/Penlanal)

Loading