SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bekerja sama dengan SKK Migas Perwakilan Kalimantan-Sulawesi (Kalsul) dan media Berita Kaltim menggelar acara “Temu Bisnis Migas: Sinergi Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja” di Gedung Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, di Samarinda, Selasa (10/2/2026).

Suasana acara temu bisnis Migas yang berlangsung di Odah Etam Komplek Kantor Gubernur Kaltim (10/2/2026).(foto: mn)

Acara ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 14/2025 yang membuka peluang besar bagi Koperasi, UMKM, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingga Perusahaan Daerah (Perusda) untuk mengelola sumur minyak dan gas bumi kategori tua maupun idle (tidak produktif) yang tersebar di desa-desa se-Kalimantan Timur.

Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, saat membuka acara menekankan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Rudy Mas’ud untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat “Benua Etam”.

“Fokus utama kita adalah memberikan edukasi dan ruang bagi pengusaha daerah yang tergabung dalam Kadin, Hipmi, Asper Migas, hingga IP Migas, Koperasi Merah Putih untuk terlibat langsung. Kita akan sama-sama belajar bagaimana mengelola sumur idle dan sumur tua guna mendukung swasembada energi,” ujar Seno Aji saat membuka Temu Bisnis Migas.

Meski peluang terbuka lebar, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari Idris, memberikan peringatan keras terkait standar keselamatan kerja (safety). Ia mengingatkan bahwa industri hulu migas memiliki risiko tinggi yang tidak boleh disepelekan.

Azhari menceritakan tragedi ledakan sumur tradisional di Aceh yang merenggut 40 nyawa dalam sehari akibat pengabaian SOP. “Industri hulu migas bukan sekadar mengejar produksi, tetapi sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Melalui kerja sama yang legal dan terstandarisasi, SKK Migas berharap program ini mampu memberikan tiga manfaat utama, yaitu Peningkatan Produksi Nasional untuk ketahanan energi, Pertumbuhan Ekonomi Lokal melalui penciptaan lapangan kerja, dan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui bagi hasil yang adil.

Apresiasi Momentum Hari Pers Nasional

Pertemuan bisnis ini juga dirangkaikan dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kehadiran Forum Pimpinan Redaksi dan asosiasi jurnalis mendapat apresiasi khusus dari Pemerintah Provinsi.

Dalam acara tersebut juga diserahkan pemotongan tumpeng Hari Pers yang dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji yang diserahkan ke Wartawan Muda Dimas, dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari Idris yang diserahkan kepada Munanto mewakili wartawan legend di Kaltim.

Wagub Kaltim H. Seno Aji saat memotong tumpeng HPN 2026 di Odah Etam.(foto: ist)

Dalam kesempatan tersebut Wagub H. Seno Aji berharap insan pers di Kaltim terus menjaga independensi dan kredibilitas dalam mengawal pembangunan.

“Jadilah terus insan pers yang kredibel dan membawa nuansa positif bagi pembangunan Kalimantan Timur yang lebih baik,” pungkas Seno Aji saat menyerahkan tumpeng tersebut.(mn)

Loading